Breaking News:

Pemkab Serang Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng demi Menekan Harga di Pasaran

Kami gelar OP minyak goreng di Kecamatan Baros dan Petir. Upaya ini untuk menekan harga yang terus meningkat di pasaran

dokumentasi Pemkab Serang
Pemkab Serang melalui Diskoperindag bekerja sama dengan Bulog Serang menggelar operasi pasar minyak goreng. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemkab Serang Serang menggelar operasi pasar (OP) minyak goreng.

OP dilakukan Pemkab Serang melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bekerja sama dengan Bulog Serang.

OP dilakukan di halaman kantor Kecamatan Baros pada Selasa (16/11/2021) dan Rabu (17/11/2021) di halaman kantor Kecamatan Petir.

Kasi Sarana dan Prasarana Perdagangan Bidang Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Serang, Titi Purwitasari, mengatakan OP demi menekan kenaikan dan menstablikan harga yang terus naik di pasaran.

Baca juga: Pemkab Serang Targetkan Seribu Warga Divaksin Per Hari di Setiap Desa

"Kami gelar OP minyak goreng di Kecamatan Baros dan Petir. Upaya ini untuk menekan harga yang terus meningkat di pasaran," ujarnya, Rabu.

Menurut dia, harga minyak goreng dalam kemaasan meningkat hingga Rp 19.000 per liter di pasaran.

Adapun harga minyak goreng curah kemasan sederhana mencapai Rp 17.500.

"Selain minyak goreng, kami juga menggelar OP daging, gula pasir, dan beras," katanya.

Dalam OP, Diskoperindag Kabupaten Serang menyiapkan 500 liter minyak goreng, 150 kg gula pasir, 150 kg daging kerbau, dan 500 kg beras.

Baca juga: Pemkab Serang Bakal Tanam Jagung di Lahan Seluas Seribu Hektare di 3 Kecamatan

Adapun saat OP, harga minyak goreng kemasan dijual Rp 16.000 per liter, gula pasir Rp 12.000 per kg , dan daging Rp 80.000 per kg.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved