Breaking News:

Rekomendasi UMK 2022 8 Kota/Kabupaten di Banten, Ini Daftar Besaranya dari Tertinggi hingga Terendah

UMK 2022 di delapan kota/kabupatennya memiliki rekomendasi besaran kenaikan yang berbeda-beda. Berikut daftarnya dari yang tertinggi hingga terendah.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ilustrasi uang gaji 

TRIBUNBANTEN.COM - Kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022 sudah ditetapkan di sejumlah daerah, termasuk di Banten.

Pemerintah Provinsi Banten memutuskan UMP Banten 2022 naik sebesar Rp 40.209 dibandingkan UMP 2021 menjadi Rp 2.501.203.

Adapun keputusan itu tertuang dalam surat keputusan Gubernur Banten, Nomor 561/Kep.280-Huk/2021 Tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) Banten Tahun 2022.

Selanjutnya, giliran pemerintah kabupaten/kota di Banten menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2022.

Satu di antara daerah di Banten yang sudah menetapkan UMK adalah Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Daftar Besaran UMP 2022 Terbaru di 26 Provinsi, Banten Rp 2,5 Juta Hingga DKI Jakarta Rp 4,4 Juta

Melansir Kontan.co.id, Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang, Beni Rachmat menyebut, UMK Kabupaten Tangerang pada tahun 2022 naik 10% dari UMK tahun 2021.

UMK Kabupaten Tangerang tahun 2022 menjadi sekitar Rp 4.653.872.

"Kesepakatan menyampaikan UMK Tangerang tahun 2022 naik 10% dari UMK 2021."

"Dan ini sudah melalui perhitungan UMK pada kebijakan di PP 36 Tahun 2021 tentang pengupahan," ucap Beni.

Sementara Kota/Kabupaten lainnya masih menunggu keputusan dari pemerintah Provinsi Banten.

Namun, masing-masing pemerintah kota dan pemerintah kabupaten telah menentukan besaran rekomendasi.

Dikutip dari berbagai sumber, untuk UMK 2022 di delapan kota/kabupatennya memiliki rekomendasi besaran kenaikan yang berbeda-beda.

Baca juga: Pemkot Serang Masih Tunggu Putusan Pemprov Banten Soal Besaran UMK 2022, Buruh Minta Naik 2,9 Persen

Berikut urutan besaran kenaikan UMK 2022 dari yang tertinggi hingga terendah.

- Kota Cilegon tuntut kenaikan 13 persen menjadi Rp 4,8 juta dari Rp 4.309.772,6

- Kota Tangerang tuntut kenaikan 13,5 persen menjadi Rp 4.746.000 dari Rp 4.200.000.

- Kabupaten Tangerang naik jadi 10 persen jadi Rp 4.653.872 dari Rp 4.230.792,65

- Kota Tangerang Selatan tuntut kenaikan 10 persen jadi Rp 4,6 juta dari Rp 4.230.792,65

- Kabupaten Serang tuntut kenaikan 10 persen jadi Rp 4,6 juta dari Rp 4.251.180,86

- Kota Serang tuntut kenaikan 2,9 persen menjadi Rp 3.911.000 dari Rp 3.830.549,10

- Kabupaten Lebak tuntut kenaikan 0,80 persen menjadi 2.773.590 yang sebelumnya Rp 2.751.313.

- Kabupaten Pandeglang tahun 2021 di angka Rp 2.800.292 dan sekarang masih diperbincangkan.

Baca juga: Tuntut UMK 2022 Naik 10 Persen, Buruh di Kabupaten Serang Minta Digaji Rp 4,6 Juta Perbulan

Pemkot Serang Masih Tunggu Putusan Pemprov Banten Soal Besaran UMK 2022

Pemerintah kota Serang mendapat tuntutan kenaikan upah sebesar 2,9 persen dari kelompok buruh.

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, kelompok serikat pekerja atau buruh mengusulkan UMK Tahun 2022 menjadi Rp 3.911.000.

Sementara dari kelompok pengusaha mengusulkan UMK tahun 2022 sebesar Rp 3.850.000 sesuai peraturan pemerintah No 36 Tahun 2021.

Namun, keputusan besaran kenaikan upah tersebut masih menunggu keputusan dari pemerintah Provinsi Banten.

"Kami usulkan ke gubernur Banten untuk menjadi kesepakatan, kami inginkan ada kesimpulan dari gubernur Banten."

"Ada usulan Rp 3,9 juta dan Rp 3,8 juta masih menunggu dari Provinsi," ujar Syafrudin kepada TribunBanten.com di ruangannya, Rabu (24/11/2021).

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved