Breaking News:

Bapenda Kota Serang Kejar Target Pajak Capai Rp 143 Miliar Hingga Akhir Desember 2021

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang mengejar target pungutan pajak PBBP2 bulan Desember menuju Rp 143 Miliar

Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Mildaniati
Kepala Bapenda Kota Serang W Hari Pamungkas saat ditemui usai menghadiri acara acara bulan panutan pajak daerah di Hotel Horison Ultima, Jumat (3/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang mengejar target pungutan pajak PBBP2 bulan Desember menuju Rp 143 miliar.

"Sisa waktu 1 bulan kita full kejar ketertinggalan terutama pajak PBBP2. Camat lurah optimalkan penagihan PBBP2 sesuai penagihan aturan yang berlaku," ujar Kepala Bapenda Kota Serang, W Hari Pamungkas usai menghadiri acara bulan panutan pajak daerah di Hotel Horison Ultima, Jumat (3/12/2021)

"Pajak hiburan dan parkir harus ditutup dari jenis pajak lain agar tetap stabil komisi PAD Kota Serang," sambugnya.

Selanjutnya, kata Hari, pihaknya akan mengupayakan petugas pajak lakukan pemungutan pajak di setiap daerah dan skala modern.

Baca juga: Penyidik Kanwil DJP Banten Serahkan Pengemplang Pajak Rp 41,2 Miliar kepada Kejari Tangerang

Setiap Sabtu dan Minggu pun para petugas diminta berkeliling dengan program "pepeling" dan upaya lainnya dimaskimalkan sampai Desember.

Adapun saat ini pajak daerah baru menjacapi 88,7% yakni, pajak resto 91%, pajak hiburan 16,7%, pajak reklame 98%, pajak penerangan jalan 92%, pajak parkir 95%, pajak air tanah 93%, PBB 97%, pajak BPHTB 87,3% dan lainnya.

Yang menjadi unggulan menurutnya di antara pajak tersebut di atas.

Hari menyebut pajak hotel ada peningkatan seiring dengan menurunnya tingkat penyebaran Covid-19.

Sebelumnya target pajak daerah tahun lalu Rp 126 miliar, namun pada 2021 menjadi Rp 143 miliar.

Baca juga: Juru Sita Segel Bangunan di Kota Tangerang, Milik Penunggak Pajak Lebih dari Rp 1,5 Miliar

"Kalo  Rp 143 miliar target sekarang, kondisinya sama-sama covid harusnya sama-sama rendah seperti tahun lalu, tapi ini kita naik Rp 23 Miliar," ujarnya.

"ini jadi tantangan kita Bapenda target dinaikan di Covid harus kita capai target 100%," terangnya.

Adapun sanksi yang diberikan bagi wajib pajak (WP) yang tidak membayar pajak lebih dari 5 tahun yakni tidak diterbitkannya SPPT.

"Sanksi sudah ditetapkan untuk perorangan yang menunggak lebih dari 5 tahun SPPT-nya kitak tidak terbitkan untuk daknum sementara sampai bayar dulu baru kita terbitkan SPPT PBBPA nya," paparnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved