Breaking News:

Virus Corona di Banten

Bila Warga Bisa Patuh Prokes, Pemkot Tangsel Kemungkinan Akan Buka Tempat Wisata Saat Nataru

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan sedang menggodok wacana pembukaan tempat wisata saat libur natal dan tahun baru 2022.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie (kiri) dan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan (kanan) 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan sedang menggodok wacana pembukaan tempat wisata saat libur natal dan tahun baru 2022.

Rencana pembukaan tempat wisata itu tergantung dari tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes).

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan jika saat libur natal dan tahun baru warganya bisa patuh prokes, maka ia akan membuka tempat wisata dan fasilitas olahraga.

"Sepanjang masyarakat bisa menjaga protokol kesehatan, kita kemungkinan akan buka. Saya memang masih mengambil sikap hati-hati saja," tuturnya, Kamis (9/12/2021).

Namun, bia warganya tidak patuh prokes maka ia terpaksa kembali menutup tempat wisata.

Baca juga: Langkah Satgas Covid-19 Cegah Varian Omicron, Mulai dari Fasilitas RS Hingga Aturan Perjalanan

Benyamin tak menampik bahwa menyiapkan personel untuk menjaga kapasitas sebuah lokasi bukan lah hal yang mudah.

Jika nantinya tempat wisata dan berolahraga dibuka dengan syarat pembatasan kapasitas dan personel yang ada tak sanggup mengurai massa, Pemkot Tangsel bakal langsung menutup lokasi itu.

Sementara, Pemprov Banten meminta agar setiap kepala daerah di wilayah Banten untuk meningkatkan pengawasan selama periode Natal dan Tahun Baru.

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengaku siap mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

Baca juga: Antisipasi Varian Baru Covid-19 Omicron, Ribuan Kamar Pasien Disiapkan di Kabupaten Tangerang

"Kami siap merefleksikan kebijakan pemerintah pusat," ujar Andika saat ditemui di Masjid Al-Bantani, Kota Serang, Kamis (9/12/2021).

Menurut dia, Pemprov Banten, bertanggung jawab terhadap kondisi kabupaten/kota agar tidak terjadi lonjakan penyebaran Covid-19.

Kini, dia mengungkapkan, kondisi masyarakat di Banten sudah kondusif.

Penyebaran Covid-19 saat ini terbilang landai, lantaran percepatan vaksinasi di Banten.

"Vaksinasi sudah di atas 75% dosis pertama dan 55% dosis kedua. Ini yang harus kita jaga," kata dia.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved