Natal dan Tahun Baru

Dua Menteri dan Kepala Korlantas Polri Cek Persiapan Libur Nataru di Pelabuhan Merak, Ini Catatannya

Mereka melakukan pengecekan dan persiapan pelabuhan menjelang libur Natal dan tahun baru (nataru).

Tayang:
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PKM) Muhadjir Effendi bersama Menhub Budi Karya Sumadi, dan Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantybudi, mengunjungi Pelabuhan Merak, Sabtu (11/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PKM) Muhadjir Effendi bersama Menhub Budi Karya Sumadi, dan Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantybudi, mengunjungi Pelabuhan Merak, Sabtu (11/12/2021).

Mereka melakukan pengecekan dan persiapan pelabuhan menjelang libur Natal dan tahun baru (nataru).

Muhadjir mengatakan tidak hanya Pelabuhan Merak, mereka juga berkunjung ke Pelabuhan Bakauheni.

Baca juga: Menuju Anyer, Bus dan Mobil Pribadi Bernopol Genap Diminta Putar Arah, Sistem Ganjil-Genap di JLS

"Untuk mendapatkan pandangan langsung, baik tempat maupun penjelasan dari pengelola terkait persiapan penanganan perjalanan saat nataru," ujarnya di Dermaga VI, Pelabuhan Merak, Sabtu.

Menurut Muhadjir, Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri yang paling berkaitan dengan libur nataru karena berkaitan dengan pergerakan orang.

Regulasi untuk libur nataru akan diterbitkan surat edaran instruksi menteri dalam negeri.

Jika nanti ada bagian yang tidak tercantum di dalam instruksi tersebut, akan diatur kementerian dan lembaga terkait.

Baca juga: Aturan Wisata Terbaru saat Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

Muhadjir mengaku penjelasan dari pihak ASDP di Pelabuhan Merak sudah sangat bagus, tetapi ada sedikit catatan.

"Misalnya masalah tiket. Itu tidak boleh ada yang dialihkan kepada orang lain yang tidak berhak," ucapnya.

Jika itu terjadi, keberangkatannya tidak diizinkan.

Begitu juga dalam penyeberangan, identitas penumpang harus menjadi tanggung jawab sopir.

"Saya mohon para supir juga harus bertanggungjawab untuk mematuhi yang ditetapkan pengelola ASDP. Jangan sampai melakukan pelanggaran dengan alasan apa pun," ujar Muhadjir.

Dia juga sudah menyarankan agar ada pembagian tugas yang imbang antara Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakahuni.

Baca juga: Menjelang Nataru, Kemenhub Berlakukan Persyaratan bagi Pelaku Perjalanan Sesuai Satgas Covid-19

Apalagi pada H-1 itu diperkirakan paling banyak penumpang dari penyeberangan Merak.

Sebaliknya, arus balik pada H+7 berasal dari Pelabuhan Bakauheni.

Muhadjir juga merekomendasikan pihak pelabuhan untuk menyediakan tempat vaksinasi Covid-19.

Selain itu, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan, harus suntik vaksin dosis kedua.

"Secara umum saya ucapkan terimakasih kepada pihak pengelola. Mudah-mudahan pelaksanaan ini bisa berjalan dengan baik," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved