Usai Omicron Terdeteksi di Indonesia, Wapres Ma'ruf Amin: PPKM Akan Diperketat!

Pemerintah akan memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerah-daerah setelah varian Omicron terdeteksi di Indonesia.

Editor: Ahmad Haris
dokumentasi Pemprov Banten
Wapres Maruf Amin didampingi Wagub Banten Andika Hazrumy dan Mendikbudristek Nadiem Makarim saat meninjau pelaksanaan PTM di SMAN 19 Kabupaten Tangerang, Kamis (16/9/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah akan memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerah-daerah setelah varian Omicron terdeteksi di Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Bahkan, Ia mengatakan, pemerintah juga membuka peluang untuk tidak menurunkan level PPKM di masing-masing daerah hingga Januari 2022 mendatang.

Baca juga: Omicron Terdeteksi, Masyarakat Diminta Jangan Panik dan Tetap Jalankan Disiplin Prokes

"Memperketat pelaksanaan PPKM di daerah sesuai dengan levelnya," ujar Ma'ruf di sela-sela Kongres Persatuan Insinyur Indonesia di Bali, Jumat (17/12/2021), dikutip dari keterangan video.

"Level ini kan bisa naik turun, oleh karena mungkin sampai dengan tahun baru, sampai dengan januari, itu tidak akan ada yang diturunkan," sambungnya.

Ia menyebutkan, tingkat PPKM di daerah juga dapat dinaikkan sesuai kondisi daerah tersebut.

"Diketatkan, walaupun tidak di- level tiga-kan tapi bisa dilakukan pengetatan dan PPKM," kata Ma'ruf.

Di samping pengetatan PPKM, pemerintah juga akan memperketat pintu masuk ke Indonesia, baik dari jalur udara, laut, maupun darat.

Penerapan protokol kesehatan juga akan diperketat serta penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk tracing dan testing akan digencarkan.

"Kemudian vaksinasi ini akan dipercepat, yang masih belum dua (dosis), ini dipercepat, bahkan kita Januari ini sudah masuk booster, booster sudah masuk, jadi penting vaksinasi ini," ucapnya.

Diberitakan, satu kasus positif Covid-19 akibat penularan varian virus Corona B.1.1.529 atau varian Omicron terdeteksi di Indonesia.

Kasus ini terdeteksi pada seorang petugas kebersihan yang bertugas di RSDC Wisma Atlet.

Baca juga: RS Wisma Atlet Lockdown Selama 7 Hari ke Depan Imbas Omicron Ditemukan, Jubir Luhut Bilang Gegini

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, kasus pertama penularan varian Omicron di Indonesia ini bermula dari terdeteksinya tiga orang petugas kebersihan di Wisma Atlet.

"Ada tiga orang pekerja kebersihan di Wisma Atlet yang pada 8 Desember lalu dites dan hasilnya positif (Covid-19). Kemudian pada 10 Desember dikirim ke Balitbangkes untuk dilakukan genome sequencing," ujar Budi, Kamis (16/12/2021).

"Hasilnya keluar pada 15 Desember, yakni dari tiga orang yang positif tadi, satu orang dipastikan terdeteksi (terpapar) varian Omicron," lanjutnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Omicron Terdeteksi di Indonesia, Pemerintah Akan Perketat PPKM"

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved