Panik Dikejar Polisi, Kurir Sabu di Tangerang Tabrak Motor, Gerobak, & Pagar Warga hingga Ringsek

Seorang kurir sabu berinisial AIE (25) panik bukan kepalang  saat dikejar polisi lantaran perbuatannya terendus pada Sabtu (11/1/2022) malam.

Dok. Polres Jakarta Barat
Satresnarkoba Jakarta Barat berhasil mengamankan puluhan kilogram sabu di kawasan Kabupaten Tangerang pada Kamis (13/1/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - Seorang kurir sabu berinisial AIE (25) panik bukan kepalang  saat dikejar polisi lantaran perbuatannya terendus pada Sabtu (11/1/2022) malam.

Akibatnya, mobil yang dikendarai AIE menabrak sejumlah sepeda motor, gerobak, hingga pagar rumah orang di Legok, Kabupaten Tangerang.

AIE mengendarai mobil Honda HRV abu-abu metalik bernopol B 1995 VMU.

Baca juga: Didakwa Mencuri BB Rp 650 Juta Milik Bandar Narkoba, Bripka Ricardo Sebut Pimpinannya Terima Suap

Pelarian AIE usai lantaran dirinya mendapatkan amukan massa setelah membuat rusuh  di malam itu.

Ketua RW 003 Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Asmana (50), mengatakan, beruntung kejadian itu tak merenggut nyawa warganya.

"Tidak ada korban jiwa. Ada satu warga yang luka ringan. Tapi tinggal diurut saja," katanya kepada TribunJakarta.com di Polres Metro Jakarta Barat pada Senin (17/1/2022).

Ia juga berterimakasih kepada pihak Polres Metro Jakarta Barat yang berniat mengganti rugi kerusakan akibat insiden itu.

Asmana menyebut bantuan yang diberikan berupa uang senilai Rp 81 juta untuk mereka yang mengalami kerusakan.

Satresnarkoba Jakarta Barat berhasil mengamankan puluhan kilogram sabu di kawasan Kabupaten Tangerang pada Kamis (13/1/2022).
Satresnarkoba Jakarta Barat berhasil mengamankan puluhan kilogram sabu di kawasan Kabupaten Tangerang pada Kamis (13/1/2022). (Dok. Polres Jakarta Barat)

Baca juga: Disebut Terima Suap Narkoba, Ini Profil Kapolrestabes Medan, Pernah Ditegur Kapolda saat Rapat

"Dengan adanya tali kasih ini, alhamdulilah bisa membantu masyarakat kami. Perputaran ekonomi jalan sehingga bisa beraktivitas lagi," tambahnya.

Kejadian itu berawal dari pengembangan kasus di bulan November 2021, ditemukan adanya embrio dari jaringan internasional Malaysia - Aceh - Jakarta untuk pengiriman narkoba jenis sabu.

Tim yang dipimpin AKP Harry Gasgari menyelidiki dan melakukan pengembangan lewat data IT lalu mempelajari pola jaringan peredaran narkoba itu.

Mereka kemudian bergerak ke wilayah Tangerang Banten untuk mendeteksi jaringan tersebut.

Pada hari Sabtu (11/1/2022) sekitar pukul 20.00 WIB, tim mengamankan kurir berinisial RH (29) dengan barang bukti 25 paket besar sabu seberat 25 kg yang dikamuflasekan ke dalam speaker bagasi mobil Honda Civic dengan nomor polisi B 1002 KM.

Dari penuturan RH, didapatkan informasi bahwa AIE (25) diperintahkan untuk mengambil mobil berisi sabu itu.

Polisi kemudian mengejar AIE yang berada di mobil HRV abu-abu metalik dengan nomor polisi B 1995 VMU.

Saat melakukan penangkapan, mobil yang dikendarai AIE kabur hingga menabrak sejumlah kendaraan bermotor, gerobak pedagang dan pagar rumah.

Polisi berhasil membekuk AIE dan mengamankan barang bukti ganja seberat 7,28 gram dan alat hisap sabu.

Berdasarkan keterangan AIE, ia mengakui sebagai pengedar narkoba yang mendapatkan perintah dari pelaku bernama DY yang masih diburu polisi.

Dari tangan pelaku, polisi menyita 25 kg sabu, 7,28 ganja, 2 ponsel, 2 kartu atm, 1 mobil Honda Civic dan 1 mobil Honda HRV.

"Jadi untuk kedua tersangka ini, kami kenakan Pasal 114, Pasal 112, Pasal 111 dan Pasal 132 UU Tahun 2009 tentang narkotika di mana ancaman pidana paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar," kata Ady.

Baca juga: BNN Gagalkan Tiga Kasus Penyelundupan, Sita 16.586 Butir Ekstasi dan 218,46 Kilogram Sabu

Kesaksikan Warga

Endang dan warga lainnya sempat geram dengan ulah kurir sabu yang menyeruduk sejumlah kendaraan, gerobak dan pagar rumah warga.

Warga sempat mengejar pengemudi sabu itu yang melarikan diri usai mobil HRV abu-abu metalik yang dikendarainya menabrak tiang besi.

Endang mengira awalnya pengemudi mobil itu terpengaruh minuman alkohol.

Ia mengaku kesal dengan pengemudi itu yang hendak kabur setelah membuat motornya hancur.

"Saya kaget aja, kesal campur aduk. Saya kira awalnya dia mabuk. Karena kan dia kayak orang mabuk," katanya kepada TribunJakarta.com di Polres Metro Jakarta Barat pada Senin (17/1/2022).

Belakangan, ia baru mengetahui bahwa pengemudi itu merupakan kurir sabu.

Bahkan, kurir sabu itu ialah seorang residivis.

"Saya kira itu dia bukan tersangka narkoba. Saya baru tahu kalau dia residivis. Warga juga belum tahu awalnya kalau dia tersangka narkoba," tambahnya.

Korban ulah kurir sabu yang menabrak motornya hingga ringsek, Endang (31) saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat pada Senin (17/1/2022).
Korban ulah kurir sabu yang menabrak motornya hingga ringsek, Endang (31) saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat pada Senin (17/1/2022). (Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Kendati demikian, ia masih bisa bernafas lega. Soalnya, Polres Jakarta Barat berniat mengganti rugi kerusakan motornya.

"Iya motor saya diganti. Karena motor saya sudah enggak bisa diperbaiki lagi," pungkasnya.

Mobil sempat terbang

Endang kaget ketika melihat motornya ditabrak mobil yang berjalan mundur di daerah Desa Serdang Wetan, Legok, Kabupaten Tangerang pada Selasa (11/1/2022) malam.

Saat itu, ia sedang memarkirkan motor maticnya di tepi jalan. Endang sedang berada di warung beli rokok sehabis pulang kerja.

Tiba-tiba saja mobil HRV abu-abu metalic itu berjalan mundur menyeruduk tembok pagar rumah warga.

Setelah menabrak pagar rumah itu, mobil itu 'nyungsep' di dalam galian tanah sedalam sekitar setengah meter.

Namun, si pengemudi tetap tak menyerah hingga mobil itu bisa keluar dari dalam galian lalu menabrak gerobak sampai hancur lebur.

"Mobilnya sempat terbang gitu. Agak terbang. Saking kencengnya itu gerobak yang ditabrak sampai enggak ada bentuknya," ceritanya di Polres Metro Jakarta Barat pada Senin (17/1/2022).

Usai menabrak gerobak, barulah motor Endang yang sedang parkir jadi korban selanjutnya.

Setengah bodi motornya ringsek parah ditabrak mobil itu. Bahkan ada motor lainnya yang hancur total.

"Motor saya hancur sebagian. Ya sudah tidak bisa dipakai juga tapi," katanya.

Satresnarkoba Jakarta Barat berhasil mengamankan puluhan kilogram sabu di kawasan Kabupaten Tangerang pada Kamis (13/1/2022).
Satresnarkoba Jakarta Barat berhasil mengamankan puluhan kilogram sabu di kawasan Kabupaten Tangerang pada Kamis (13/1/2022). (Dok. Polres Jakarta Bara)

Pengemudi itu baru berhenti usai menabrak tiang besi.

Ia sempat kabur dari dalam mobil dan dikejar massa yang geram.

Warga dan pelaku itu sempat kejar-kejaran sejauh sekitar 100 meter hingga dapat ditangkap.

"Sempat (dihakimi massa). Dia sempat kabur dikejarlah sama warga karena ngiranya tidak bertanggung jawab," tambahnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Geramnya Endang Lihat Motornya Ringsek Gara-gara Ditabrak Kurir Sabu: Saya Kira Orang Mabuk

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved