Tugas Perawat Sangat Penting, Ini Daftar Lengkap Gajinya, Tergantung Fungsi dan Perannya
Tugas perawat sangat penting dan diakui pemerintah sesuai dengan undang-undang yang berlaku
TRIBUNBANTEN.COM - Tugas perawat sangat penting dan diakui pemerintah sesuai dengan undang-undang yang berlaku, yaitu UU Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan.
Perawat sangat dibutuhkan di berbagai fasilitas kesehatan.
Besaran gaji perawat tergantung peran dan fungsi yang berbeda.
Perawat adalah sebuah profesi.
Dibutuhkan pendidikan keperawatan dan sertifikasi berupa Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai bukti tertulis dari Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) untuk bisa menjadi perawat.
Untuk mendapatkan STR, seorang calon perawat harus mengikuti program pendidikan keperawatan, yaitu Diploma 3 (D3) Keperawatan selama tiga tahun dan Sarjana (S1) selama enam tahun.
Perawat bisa lanjut mengambil pendidikan Magister (S2) untuk mengambil gelar spesialis keperawatan.
Berapa gaji perawat?
Melansir buku Bekerja Sebagai Perawat (2009) oleh Erma Yulihastin, kenaikan pangkat perawat tergantung pada masa kerja dan kinerjanya.
Kedua hal tersebut diukur melalui indikator yang disebut angka kredit.
Mengutip Gramedia Blog, ini kisaran gaji perawat:
1. Gaji perawat di rumah sakit
Perawat di rumah sakit umumnya lulusan D3 atau S1 dan memiliki STR dari pemerintah.
Dengan memiliki STR, perawat dapat menentukan rumah sakit mana yang mau dituju, baik rumah sakit negeri, swasta, maupun di luar negeri.
Gaji perawat di rumah sakit berkisar antara Rp 4 juta hingga R 7 juta per bulan.
Namun, untuk menjadi pegawai rumah sakit, harus mendaftar di situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
2. Gaji perawat di puskesmas
Berdasarkan kajian insentif tenaga kesehatan di puskesmas oleh Kemenkes dan self assesment Tim Nusantara, besaran gaji perawat di Puskesmas ini sekitar Rp 2.250.148 per bulan.
Meski besaran gaji perawat di puskesmas lebih kecil dari gaji perawat di rumah sakit, tetapi mendapatkan tunjangan di luar gaji pokoknya tersebut.
Tunjangannya berupa tunjangan daerah, insentif khusus tenaga kesehatan, kapitasi, biaya operasional kesehatan (BOK), perjalanan dinas atau transportasi lokal, biaya transportasi, dan uang makan.
Besaran tunjangan tersebut berbeda-beda tergantung status kepegawaian dan wilayah dinas perawat.
Ini jumlah tunjangan perawat di puskesmas berdasarkan wilayahnya:
Terpencil Rp 979.894
Sangat terpencil Rp 718.682
Biasa Rp 1.241.077
Tunjangan perawat puskesmas berdasarkan status kepegawaiannya:
- Status kepegawaian di area terpencil
PNS/CPNS Rp 2.021.035
Honorer/Kontrak Rp 681.022
PTT pusat/daerah Rp 3.021.359
Sukarelawan Rp 617.453
Magang Rp 500.000 sampai Rp 400.000
- Status kepegawaian di area sangat terpencil
PNS/CPNS Rp 1.382.335
Honorer/Kontrak Rp 555.000
PTT pusat/daerah Rp 871.333
Sukarelawan Rp 358.000
Magang Rp 500.000 sampai Rp 400.000
- Status kepegawaian di area biasa
PNS/CPNS Rp 2.376.712
Honorer/Kontrak Rp 1.218.650
PTT pusat/daerah Rp 3.666.081
Sukarelawan Rp 756.957
Magang Rp 500.000 sampai Rp 400.000
Jika dihitung, rata-rata total gaji perawat di puskesmas sekitar Rp 5,2 juta hingga Rp 5,8 juta per bulan.
3. Gaji perawat gawat darurat
Perawat yang menangani bagian gawat darurat ini merupakan bagian dari perawat rumah sakit dan perawat puskesmas.
Bedanya, perawat jenis ini berjaga menangani pasien selama 24 jam dari kasus ringan hingga berat.
Seorang perawat gawat darurat memiliki pengalaman yang lebih banyak karena terbiasa menangani dan mengambil keputusan dalam situasi genting.
Perawat baru tidak disarankan untuk menjadi perawat gawat darurat karena belum memiliki pengalaman dan terbiasa bertindak sigap dalam mengalami pasien gawat darurat.
Perawat gawat darurat setidaknya memiliki pengalaman 6 bulan menjadi perawat.
Perawat gawat darurat juga harus bersertifikasi dalam tindakan gawat darurat.
Seperti Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS), Basic Tramu Life Support (BTLS), Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD), General Emergency Life Support (GELS).
Dengan tugas dan fungsi yang berat, gaji perawat gawat darurat berkisar antara Rp 4,4 juta hingga Rp 7 juta per bulan.
4. Gaji perawat homecare
Perawat homecare biasanya bertugas merawat bayi, anak kecil, lansia, dan orang berkebutuhan khusus.
Berbeda dengan jenis perawat lainnya, perawat homecare tidak terikat pada jam kerja.
Besaran gaji perawat homecare berdasarkan kondisi pasien yang dirawat.
Jika pasien membutuhkan banyak alat medis dan faktor sulit lainnya, gaji perawat homecare semakin besar.
Adapun gaji perawat homecare berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 7 juta per bulan.
5. Gaji perawat Intensive Care Unit (ICU)
Tanggung jawab perawat ICU hampir sama dengan perawat gawat darurat.
Perawat ICU bertugas menangani pasien yang sekarat di rumah sakit.
Setiap hari, perawat ICU bertugas mencatat perkembangan yang dialami pasien di lembar observasi.
Hal ini untuk melihat jelas perkembangan yang terjadi pada pasien.
Gaji perawat ICU ini sekitar Rp 4,5 juta hingga Rp 7 juta setiap bulan.
6. Gaji perawat pelaksana kamar operasi (OK)
Tugas perawat OK hampir sama dengan perawat anestesi karena sama-sama bertugas di ruang operasi.
Untuk bisa menjadi perawat OK harus mengikuti pelatihan khusus karena harus siap jika sewaktu-waktu ada panggilan operasi segera.
Gaji perawat OK sekitar Rp 6 juta per bulan dan bisa lebih banyak jika bekerja di klinik bedah plastik.
Selain gaji pokok, perawat OK juga mendapat tunjangan yang dihitung per pasien Rp 300.000 hingga Rp 500.000.
7. Gaji perawat klinik kecantikan
Tugas perawat klinik kecantikan ini membantu dokter kecantikan dalam melakukan tindakan medis yang berkaitan dengan kecantikan.
Misalnya perawatan penunda penuaan, pencerahan kulit, hingga menyamarkan kulit keriput.
Gaji perawat klinik kecantikan ini berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta per bulannya.
8. Gaji perawat anestesi
Tugas perawat anestesi adalah melakukan pembiusan untuk tindakan operasi, mengontrol pasien, dan melakukan perawatan lain yang dibutuhkan pasien di ruang operasi.
Selain menjalani pendidikan keperawatan, untuk menajadi perawat anestesi ini harus mengikuti pendidikan keperawatan jurusan aestesi.
Jika sudah memiliki sertifikasi perawat anestesi, bisa menjadi perawat praktik lanjutan.
Gaji perawat anestesi sekitar Rp 1.366.973 hingga Rp 2.623.040 per bulan.
9. Gaji perawat di rumah sakit jiwa
Tugas perawat jenis ini adalah memahami kondisi pasien dan memastikan agar pasien tidak putus obat selama pengobatan berlangsung.
Perawat juga harus siap menerima berbagai perlakuan pasien jiwa.
Gaji perawat di rumah sakit jiwa sekitar Rp 4 juta hingga Rp 6 juta setiap bulan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/perawat-berunjuk-rasa.jpg)