Varian Omicron Mewabah, Satu Sekolah di Kabupaten Serang Tutup

Varian Omicron mewabah, Satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Tutup

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Tribun Tangerang/Andika Panduwinata
Ilustrasi sekolah tatap muka di tingkat SD. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Satu sekolah dasar (SD) Negeri Tegal Jentak Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang ditutup sementara.

Hal tersebut lantaran seorang guru dan satu murid terkonfirmasi COVID-19 probable varian Omicron.

Hal itu diutarakan oleh Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa.

Baca juga: 14 Kasus Probable Omicron Ditemukan di Kabupaten Serang, Warga Harus Waspada dan Disiplin Prokes

"Memang sudah ada 1 kasus di SDN Tegal Jentak, satu orang murid dan satu orang guru dinyatakan probable positif omicron, dan sekolah tersebut saat ini sudah ditutup," katanya saat di Pendopo Bupati Serang, Senin (7/2/2022).

Ia mengatakan, bahwa selama penutupan, Pemkab melakukan desinfeksi lingkungan sekolah hingga melanjutkan penelusuran kontak.

"Supaya benar-benar steril. Kita lebih mengutamakan keselamatan anak-anak," ujarnya.

Sedangkan untuk pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN tersebut, terpaksa dilakukan secara Daring terlebih dahulu guna menekan penyebaran.

Menurutnya, penerapan PTM di sejumlah sekolah sejauh ini masih 50 persen.

"Saya sudah perintahkan dinas pendidikan, untuk dapat mengejar, jangan menunggu laporan informasi adanya siswa yang terkena omicron," katanya.

Maka dari itu, pihaknya pun terus menggencarkan vaksinasi maupun vaksinasi anak di usia 6-11 tahun di sejumlah sekolah Kabupaten Serang.

Ia membeberkan, sejak di launcing pada 17 Januari 2022 hingga saat ini, sudah ada sebayak 52.734 anak melakukan vaksinasi.

Artinya, sudah sekitar 31,58 persen dari target sasaran vaksinasi anak sebesar 166.199.

Namun berdasarkan vaksinasi yang di data secara manual, data anak di Kabupaten Serang yang sudah vaksin mencapai 76.610, atau 44.34 persen.

"Berarti masih ada sebanyak 25 ribu orang yang belum terinput datanya."

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved