5 Negara yang Melarang Perayaan Hari Valentine, Dianggap Tabu serta Ilegal
Berikut beberapa negara yang Melarang Perayaan Valentine dan tidak menyambut Hari Valentine:
Pada tahun 2015, sebuah partai politik Hindu sayap kanan mengancam akan memaksa orang-orang yang menunjukkan cinta kepada publik di media sosial untuk menikah.
Mereka juga mengancam akan memaksa siapa pun yang ditemukan merayakan liburan di depan umum untuk menikah saat itu juga.
5. Iran
Otoritas agama di Iran telah meminta bantuan masyarakat untuk mengamankan mereka yang merayakan Hari Valentine yang dianggap bertentangan dengan hukum agama yang ketat.
Pemerintah Iran telah lama melarang simbol Valentine, menyebut bahwa hari Valentine adalah benuk "anti-budaya."
Pemerintah juga mengutuk Hari Valentine sebagai tanda amoralitas dan dekadensi Barat.
Tetapi kini Hari Valentine menjadi sangat populer sehingga beberapa kelompok garis keras Islam sekarang mendorong untuk merayakan hari libur Iran kuno, Sepandārmazgān, sebagai gantinya.
Liburan yang jatuh pada 23 Februari itu, dikenal sebagai hari cinta Persia untuk menghormati Spandarmad, dewa Zoroaster yang mewakili istri yang penuh kasih.
Namun cara itu tidak membuat banyak orang Iran merayakan liburan Valentine ala Barat secara rahasia juga, meskipun ada larangan produksi dan penjualan kartu Valentine dan pernak-pernik lainnya.
Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul Termasuk Arab Saudi, Inilah 5 Negara yang Melarang Adanya Hari Valentine, Malaysia: 'Kegiatan Buruk',
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/valentine-14-februari-2022.jpg)