Breaking News:

Longsor dan Banjir di Pandeglang, Dua Jembatan Penghubung Antar Kecamatan Ambruk

Dua jembatan di Kabupaten Pandeglang, Banten, putus akibat diterjang banjir dan longsor.

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Dua jembatan di Kabupaten Pandeglang, Banten, putus akibat diterjang banjir dan longsor.

Dua jembatan itu merupakan area penghubung di dua kecamatan yang berada di Kabupaten Pandeglang.

Dua jembatan putus itu berada di Kampung Kadujangkung, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi dan Kampung Sindangresmi, Desa Ciherang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang.

Baca juga: Banjir Melanda 8 Kecamatan di Kabupaten Serang Banten, Warga Terpantau Siap Mengungsi

Informasi itu disampaikan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang Rahmat Zultika.

"Iya benar dua buah jembatan penghubung warga desa dilaporkan terputus. Akibat bencana banjir dan longsor," katanya saat dihubungi, Selasa (1/3/2022).

Berdasarkan laporan dari BPBDPK, satu jembatan yang rusak di Kampung Kadujangkung, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi terputus karena diterjang longsor akibat tergerus air banjir.

Sementara untuk jembatan gantung di Kampung Sindangresmi, Desa Ciherang, Kecamatan Picung terputus karena terbawa hanyut air sungai yang meluap.

Rahmat menambahkan selain jembatan yang terputus, saat ini beberapa kecamatan di Pandeglang juga terendam banjir.

"Banjir terjadi dengan ketinggian genangan air dari mulai 40 centimeter sampai 1 meter," katanya.

Baca juga: Banjir Rendam 6 Kecamatan di Pandeglang, Warga Panik Minta Dievakuasi

Sementara Ketua Forum Komunikasi Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Pandeglang Beni Madrisa, mengatakan saat ini pihaknya dilapangkan terus melakukan pendataan terkait kerusakan dan warga yang mengungsi akibat banjir.

"Saat ini banjir sudah surut, hanya ada beberapa titik saja yang terendam dengan ketinggian 40-1 sentimeter," jelasnya.

Dirinya menambahkan saat ini Forum Komunikasi Kampung Siaga Bencana (KSB) sudah menyiapkan dapur umum untuk memenuhi logistik bagi pengungsi.

Baca juga: Jalan Raya Petir-Serang Terendam Banjir, Lalu Lintas Macet Parah

"Kita buka dapur umum di Kantor Kecamatan Panimbang, atas arahan Camat Kecamatan Panimbang," tambahnya.

Banjir terparah terjadi di Kecamatan Panimbang, Desa Citeureup. Saat ini dari data sementara Forum Komunikasi Kampung Siaga Bencana (KSB) ada 8 Kampung yang terendam.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved