Plafon Auditorium Untirta Tertiup Angin, Perhelatan Taekwondo Tetap Berlangsung
Plafon Auditorium Untirta Tertiup Angin, Perhelatan Taekwondo Tetap Berlangsung
Penulis: mildaniati | Editor: Ahmad Haris
Lita mengaku, mempersiapkan kegiatan itu bersama timnya selama 3 bulan.
Kegiatan itu diikuti dari mulai usia 4 sampai 17 tahun.
"Kita ingin meneruskan agar Taekwondo Kota Serang maju," paparnya.
Selama ini, kegiatan Taekwondo selalu digelar di luar kota.
"Ahamdulillah diizinkan ngadain kegiatan di Serang, sekaligus untuk memudahkan ke jenjang prestasi tunas muda berbakat," terangnya.
Jenis perlombaannya yaitu Taekwondo kyo rubi dan fomse.
Syarat mengikuti perlombaan itu dilihat dari berat badan, tinggi badan, usia, sudah divaksin minimal vaksin pertama.
"Dipilih di Untirta Sindangsari karena lahan dan lokasinya luas, parkiran luas," tuturnya.
Pertandingan itu diikuti dari perwakilan Kabupaten dan Kota Tangerang, Kabupadan dan Kota Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Pandeglang.
"Ada juara juara terbaik 1, 2, 3, dan juara umum," katanya.
Lita juga menyebutkan, peserta yang menjadi juara di antaranya adalah wasit terbaik dari Kabupaten Lebak bernama Adriansyah.
Atlate PA terpilih atas nama Muhammad Ramadhan Adam Gunawan dari Garuda Club dan Ikhwan Hakim Rasid dari Satria Club.
Baca juga: Tampil Agresif saat Pertandingan, Jan Ethes Raih Medali Emas Kelas Pemula di Kejuaraan Taekwondo
Sedangkan Atlate PI terpilib bernama Ziffara Kanaya dari STC dan Indri Maulida dari Bee Club.
Coach terpilih Muhammad Shamconill Ghozee dari PSG.
Sementara itu juara umum Walikota Cup Taekdonwo Champhionship dari club PSG asal Kota Tangerang, Garuda Club dari Kabupaten Tangerang dan Bee Club dari Serang.
Dia berharap kedepan semoga kegiatan itu terus dilakukan.
"Semoga ada Walikota cup dua kedepannya," harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/wali-kota-syafrudin-taekwondo-ni.jpg)