Diduga Afiliator Oxtrade, Pilot Terkenal Ini Dipolisikan Korbannya, Konten Trading Mendadak Hilang

Buntut kasus penipuan binary option Indra Kenz dan Doni Salmanan, kini kapten Vincent Raditya ikut kena imbasnya.

Capture Youtube
Kapten Vincent Raditya 

TRIBUNBANTEN.COM - Buntut kasus penipuan binary option Indra Kenz dan Doni Salmanan, kini kapten Vincent Raditya ikut kena imbasnya.

Sebagai informasi, Vincent yang merupan mantan pilot Batik Air ini sempat membahas trading di Oxtrade melalui kanal YouTube miliknya.

Kini seorang korban bernama Federico Fandy melaporkan Vincent Raditya di Polda Metro Jaya pada Kamis (31/3/2022).

Vincent Raditya terangkan platform trading ilegal, Oxtrade di YouTube
Vincent Raditya terangkan platform trading ilegal, Oxtrade di YouTube ()

Baca juga: Transaksi Kripto Naik 4000%, Pahami Investasi dan Keamanan Trading, Ini Beda dengan Indra Kenz-Doni

"Kami telah melaporkan atas nama saudara Federico Fandy dengan terlapor inisial VR."

"Terlapor ini terindikasi sebagai afiliator aplikasi Oxtrade yang dipromosikan melalui medsosnya," kata kuasa hukum korban, Riswal Saputra di Polda Metro Jaya, Kamis (31/3/2022).

Menurut Riswal, korban atau kliennya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

"Untuk kerugian yang klien kami alami puluhan juta. Dia mengikuti trading Oxtrade yang ditautkan di Instastory Kapten Vincent," imbuh Riswal.

Tim kuasa hukum korban Binary Option Aplikasi Oxtrade melaporkan Kapten Vincent Raditya ke Polda Metro Jaya, Kamis (31/3/2022)/Fandi Permana.
Tim kuasa hukum korban Binary Option Aplikasi Oxtrade melaporkan Kapten Vincent Raditya ke Polda Metro Jaya, Kamis (31/3/2022)/Fandi Permana. (Tribunnews.com/Fandi)

Baca juga: Indra Bekti Diduga Terseret Kasus Investasi Bodong, Terungkap saat Korban Melapor ke Bareskrim Polri

Dilansir tayangan Insert Pagi, Jumat (1/4/2022), kuasa hukum korban menyebut ada 14 ribu pengguna yang ikut dalam grup Telegram yang dibuat oleh Vincent.

Mereka berharap, semua korban ikut melaporkan dan ikut mengumpulkan bukti-bukti.

"Ada pula korban lain yang berkomunikasi kepada kami dan mengaku korban dari Kapten Vincent."

"Insha Allah dalam waktu dekat akan kami ajukan juga laporan dan korban-korban ini mengumpulkan bukti-bukti dulu," ujar Riswal.

Menurut Riswal, korban sementara yang mengadu dugaan penipuan Oxtrade mencapai lebih dari 10 orang.

Para korban saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti terlebih dahulu sebelum membuat laporan kepolisian.

"Untuk korban lebih dari 10 orang dan kami himbau untuk melengkapi bukti-bukti dulu. Salah satu yang harus dilengkapi adalah mutasi rekening koran karena disitulah timbul kerugian," imbuhnya.

Baca juga: Simak Tips Agar Tak Mudah Tertipu Investasi Bodong yang Ditawarkan Influencer di Media Sosial

Sementara itu, menurut penelusuran Tribunnews, pada 1 April 2022, semua konten tentang Trading di YouTube Vincent Raditya telah hilang.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved