Breaking News:

Virus Corona

Omicron XE Gabungan Varian BA.1 dan BA.2 Muncul, WHO Mengeluarkan Peringatan Penularan?

WHO telah mengakui varian ini dan telah mengeluarkan peringatan tentang penularannya.

Kompas.com/Kristianto Purnomo
Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor saat melakukan uji cepat (rapid test) massal Covid-19 dengan skema drive thru di GOR Pajajaran, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2020). Sebanyak 128 orang dalam pemantauan (ODP) mengikuti rapid test ini dari target 284 orang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Inggris telah melaporkan lonjakan kasus virus corona.

Satu di antaranya disebabkan kemunculan hibrida dari dua strain Omicron, yaitu BA.1 dan BA.2.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menjelaskan varian Omicron XE merupakan gabungan atau rekombinan dari dua varian yang telah ada, yaitu BA.1 dan BA.2.

Varian baru ini diperkirakan menyebar 10 kali lebih mudah dibandingkan subvarian BA.2.

Adapun subvarian BA.2 lebih mudah menular daripada Omicron asli yang terkenal dengan kemudahan menginfeksi.

Deseret News menuliskan, WHO telah mengakui varian ini dan telah mengeluarkan peringatan tentang penularannya.

Baca juga: Muncul Varian Covid-19 XE, Penularan Lebih Tinggi Dibandingkan Omicron Siluman

Yaitu dengan menyebut penyebaran Omicron XE jauh lebih cepat dibandingkan varian sebelumnya.

Selain di Inggris dan Thailand yang telah mengonfirmasi adanya infeksi virus varian baru ini, otoritas di Israel menemukan dua pelancong yang terinfeksi varian rekombinan BA.2 dan BA.2.

Meski rekombinan Omicron XE telah menunjukkan tingkat pertumbuhan bervariasi, belum dapat dipastikan apakah mempunyai keunggulan pertumbuhan yang sebenarnya.

Kepala Penasihat Medis untuk Badan Keamanan Kesehatan Inggris, Susan Hopkins, mengatakan varian rekombinan bukanlah kejadian yang tidak biasa.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved