Muncul Sosok yang Mengaku Ibu Kandung 2 Balita yang Ditelantarkan Orang Tuanya, Ini Kata Dinsos

Muncul Sosok yang Mengaku Ibu Kandung 2 Balita yang Ditelantarkan Orang Tuanya, Ini Kata Dinsos

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia pada Dinsos Kabupaten Serang, Siti Aminah. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Muncul sosok yang mengaku ibu kandung dua balita yang diduga ditelantarkan orang tuanya, di PT CBS, Kawasan Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten, pada Minggu (3/4/2022)

Dalam postingan akun Instagram @mmbbuuu_rachata, seorang wanita mencurahkan isi hatinya dalam sebuah video, tentang kebersamaan dia dan anak-anaknya tersebut.

Dalam caption postingan itu, dirinya mengakui jika dua balita yang diketahui bernama Yangfu Wijaya Ramadhan dan Yang Xian Ar Wijaya merupakan anak kandungnya.

"Assalamuallaikum tanpa mengurangi rasa hormat, dengan ini saya menyatakan benar saya ibu kandung dari Yangfu Wijaya Ramadhan dan Yang Xian Ar Wijaya dua balita yang sedang ramai di media sosial,"tulisnya dikutip dari postingan @mmbbuuu_rachata.

Baca juga: Mulai Terungkap Motif sari Sang Ibu yang Tinggalkan 2 Balita di Depan Kawasan Pabrik di Cikande

Ia juga mengaku, sempat mendatangi rumah aman untuk menemui kedua anaknya itu, pada Jumat (8/4/2022) pagi.

Dan diizinkan oleh pihak yayasan untuk menjenguk kedua anaknya tersebut.

Namun pada saat bertemu dirinya mengaku tidak diperbolehkan untuk menggendong anaknya tersebut.

Dinas Sosial Kabupaten Serang, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia pada Dinsos Kabupaten Serang, Siti Aminah membenarkan adanya perempuan yang datang ke lembaga kesejahtraan sosial, dan mengaku bahwa dirinya merupakan orang tua kedua balita tersebut.

"Iya benar, itu kalau engga salah hari Jumat dia ke Yayasan bilangnya mau jengku kedua anaknya tersebut," katanya melalui sambungan telpon kepada TribunBanten.com, Selasa (14/4/2022).

Ia juga mengatakan, bahwa pihak yayasan bukan tidak membolehkan menggendongnya, tetapi memang anak yang berusia 3 tahun tesebut tidak mau digendong dan menangis.

Maka dari itu, agar tetap memastikan anak tersebut baik-baik saja pihaknya mencegahnya.

Karena, kata Ami, saat ini kedua balita tersebut berada di bahwa tangung jawab Pemerintah Kabupaten Serang, yakni Dinas Sosial.

"Bukan kami tidak mengizinkan, itukan karena memang anaknya juga nangis dan tidak mau digendong," katanya.

Ia juga mengatakan, pada saat perempuan yang diduga ibunya tersebut datang, adiknya yang pas sedang tidur karena baru saja selesai berobat penyakit cacat dan demamnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved