PLN Mulai Operasikan Transmisi Tulang Punggung Kelistrikan Jawa-Bali Sepanjang 1.181 Kms

Pembangunan transmisi yang melintasi 20 kota dan kabupaten serta 358 desa itu disebut sebagai Backbone 599 kV Java Project.

dokumentasi PLN
PLN berhasil menyelesaikan pembangunan rangkaian transmisi saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 500 kiloVolt (kV) yang menjadi penopang sistem kelistrikan Jawa Bali. 

TRIBUNBANTEN.COM - PLN berhasil menyelesaikan pembangunan rangkaian transmisi saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 500 kiloVolt (kV) yang menjadi penopang sistem kelistrikan Jawa Bali.

Jaringan transmisi itu sepanjang 1.181 kilomter sirkuit (kms) membentang di sepanjang utara Pulau Jawa mulai dari Jepara hingga Bekasi.

Pembangunan transmisi yang melintasi 20 kota dan kabupaten serta 358 desa itu disebut sebagai Backbone 599 kV Java Project.

Total investasi pembangunan transmisi itu mencapai lebih dari 11 triliun.

Baca juga: Pelayanan Prima kepada 82 Juta Pelanggan, PLN Pastikan Digital Rantai Pasok Kelistrikan Kian Optimal

Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto, mengatakan proyek ini paling dinanti penyelesaiannya.

Perannya sangat vital bagi sistem kelistrikan Jawa-Bali.

Jalur transmisi ini diproyeksikan untuk mengevakuasi daya listrik yang dihasilkan pembangkit-pembangkit besar di Pulau Jawa.

Daya tersebut kemudian akan disalurkan kepada pelanggan, baik masyarakat maupun konsumen tegangan tinggi (KTT).

PLN berhasil menyelesaikan pembangunan rangkaian transmisi saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 500 kiloVolt (kV) yang menjadi penopang sistem kelistrikan Jawa Bali.
PLN berhasil menyelesaikan pembangunan rangkaian transmisi saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 500 kiloVolt (kV) yang menjadi penopang sistem kelistrikan Jawa Bali. (dokumentasi PLN)

Menurut Wiluyo, jalur transmisi ini semakin meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali.

“Sangat jelas, penyelesaian proyek ini akan membawa dampak positif dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional,” kata Wiluyo.

Pembangunan jaringan transmisi ditopang 1.391 tower ditambah dua low level gantry.

Ada lima jalur SUTET 500 kV dan 4 GITET 500 kV yaitu: SUTET 500 kV PLTU Tanjung Jati B – Tx (Ungaran-Pedan), SUTET 500 kV Tx (Ungaran-Pedan) – Batang, SUTET 500 kV Batang – Mandirancan, SUTET 500 kV Mandirancan – Indramayu, SUTET 500 kV Indramayu – Cibatu Baru (Deltamas).

Baca juga: Siaga Ramadan: 47.090 Personel PLN di 1.500 Posko, Piket 24 Jam Jaga Keandalan Pasokan Listrik

GITET 500 kV dibagi menjadi GITET 500 kV Batang, GITET 500 kV Mandirancan, GITET 500 kV Indramayu, GITET 500 kV Cibatu Baru (Deltamas).

"Penyelesaian proyek ini diakhiri dengan pemberian tegangan pertama serta pembebanan jalur SUTET 500 kV Indramayu – Cibatu Baru (Deltamas) pada Maret 2022," ucap Wiluyo.

Wiluyo meyakini pengoperasian sejumlah Proyek Strategis Nasional ini akan sangat berdampak besar pada sektor bisnis dan ekonomi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved