Breaking News:

Benyamin-Pilar Didemo, Mahasiswa Persoalkan Kinerja, Disebut Tutup Mata Peredaran Miras Kelas Atas

Benyamin-Pilar Didemo, Mahasiswa Persoalkan Kinerja, Disebut Tutup Mata Peredaran Miras Kelas Atas

Editor: Ahmad Haris
Jaisy Rahman Tohir /TribunJakarta
Demo Gema Kosgoro di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (26/4/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan telah setahun memimpin Tangerang Selatan (Tangsel).

Kepemimpinan mereka berdua menuai kritik dari mahasiswa.

Gerakan Mahassiwa (Gema) Kosgoro, berunjuk rasa di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (26/4/2022).

Baca juga: Gudang Miras Tersembunyi di Tengah Kebun Digerebek Satpol PP Tangsel, Pilar Saga: Ada 6.420 Botol

Gema Kosgoro yang karib dengan simbol beringinnya itu mengevaluasi kinerja satu tahun Benyamin-Pilar.

Di antaranya adalah terkait peredaran minuman keras (miras) yang masih marak di Tangsel.

Agus Syarifudin, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gema Kosgoro Tangsel, menyebut Benyamin-Pilar seakan tutup mata terhadap peredaran minuman keras (miras) di tempat hiburan kelas atas.

Menurutnya, di kawasan tempat hiburan malam kelas atas, miras ilegal marak beredar.

"Dalam sektor pariwisata Kota Tangsel khususnya, seakan-akan pemerintah ini tutup mata terhadap maraknya penjualan minuman-minuman beralkohol yang memang harganya berkelas. Jadi seakan-akan hari ini pemerintah Tangerang Selatan, Dinas Pariwisata itu membiarkan," ujar Agus setelah unjuk rasa.

Agus baghkan menyebut jelas kawasan tempat hiburan malam yang menurutnya menjajakan miras.

Menurutnya, Benyamin-Pilar telah melakukan pembiaran dengan tidak membentuk pergerakan yang terukur terkait pemberantasan miras.

"Jadi masih banyak di kota tangsel ini seperti halnya tempat tempat hiburan malam yang kelas atas seperti RGB. Jadi seakan akan pemerintah kota Tangsel khususnya Dinas Pariwisata ini ya tutup mata."

Baca juga: Ring Tinju untuk Pelajar, Benyamin Davnie: Lebih Baik Berprestasi daripada Tawuran

"Padahal mereka mengetahui, itu bukan hal baru di Kota Tangsel tapi sampai satu tahun ini apalagi Pak Benyamin bukan orang baru tapi tidak ada tindakan terukur apapun ataupun niat untuk merubah dalam hal itu. Tidak sesuai dengan tagline Pemkot Tangsel," ujar Agus.

Selain itu, Gema Kosgoro juga menyoroti minimnya kebijakan Benyamin-Pilar dalam menyikapi kenaikan sejumlah harga bahan pokok.

"Juga dalam bidang ekonomi khususnya, tidak ada tindakan yang betul-betul efektif atau terukur yang dilakukan oleh Pemerintah Tangerang Selatan di saat harga bahan pokok mengalami kenaikan," ujar mahasiswa Universitas Pamulang itu.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Demo Setahun Benyamin-Pilar, Pemkot Tangsel Disebut Tutup Mata Terhadap Peredaran Miras Kelas Atas

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved