Kenali dan Waspada Sejak Dini, Ini Ciri-ciri Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana mengatakan ada empat hewan yang mudah terserang Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku

Tayang:
Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Dokter hewan dari Distan Kabupaten Serang sedang melakukan pemeriksaan, tanda-tanda PMK pada hewan ternak di Kecamatan Pamarayan, Selasa (10/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana
mengatakan ada empat hewan yang mudah terserang Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Di antaranya, yaitu sapi, kerbau, kambing dan domba.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh peternak, untuk mewaspadai penyebaran (PMK).

"Hal ini perlu diwaspada dan mengenali beberapa PMK pada hewan," katanya, di Distan Kabupaten Serang, Kamis (12/5/2022).

Baca juga: Penyakit Mulut dan Kuku Marak, Distan Kabupaten Serang: Kami Lakukan Lockdown Zonasi

Menurutnya, beberapa gejala hewan yang terserang PMK yakni mengalami demam tinggi mencapai 39-41.

Serta penurunan nafsu makan, lemah, dan hewan lebih sering berbaring, air liur berlebihan serta berbusa, terdapat luka lepuh di lidah, area hidung dan sekitar rongga mulut.

Dan lepuh kulit sekitar teracak yang mengakibatkan kepincangan akut dan lepuh diarea puting sehingga menurunkan produksi susu pada hewan tersebut.

Zaldi menjelaskan bahwa PMK ini tidak menular kepada manusia seperti halnya anthrax atau madcow, namun secara sosial ekonomi akan memberikan dampak.

"Kehilangan pendapatan karena gangguan pada industri peternakan, harga daging meningkat karena pasokan pun berkurang,” katanya.

Karena memang, pertumbuhan penyakit rumunansia pun terhambat, serta meningkatnya resiko abortus pada ternak dewasa dan kematian pada ternak muda.

Kemudian penurunan produksi ternak dan produktivitas kerja. Anggaran penanggulangan meningkat berupaya biaya pemusnahan.

Dan biaya kompensasi,surveilans penyakit, vaksinasi, pengawasan lalu lintas dan tindak karantina.

Namun, terkait PMK ini pihaknya juga telah memberikan informasi dan pemahaman terkait gejala hewa yang mengalami PMK.

"Terkait PMK ini sudah disebar ke seluruh poktan dan petugas lapangan. Guna pencegahan dini," katanya.

Baca juga: Jadi Sorotan di India, Seekor Anak Sapi Lahir dengan Dua Kepala, Empat Mata dan Dua Mulut

Menurutnya, virus PMK terbawa oleh perpindahan lalu lintas ternak ke antar daerah.

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran serta menerapkan Lockdown Zonasi Hewan.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved