Ini Kebimbangan Ridwan Kamil Setelah Memandikan Jenazah Eril, Langsung Konsultasi kepada Ulama
Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz telah ditemukan, Ridwan Kamil bertanya kepada ulama sebelum mengadzankan almarhum Eril.
"Maha Besar Allah, atas ijinMu, selama 14 hari sungai Aare benar-benar melindungi dan mensucikan jasadnya dari marabahaya," kata Ridwan Kamil.
Kronologi ditemukannya jenazah Eril
Dalam rilis yang diterbitkan kepolisian Bern, Eril ditemukan oleh petugas polisi Bern pada Rabu pagi.
Polisi tersebut menemukan pria pria tak bernyawa tergeletak di air di bendungan Engehalde di Bern pada Rabu pagi sekira pukul 06.50 waktu setempat atau pukul 11.50 WIB.
Setelah itu, jenazah itu dievakuasi oleh polisi maritim Bern.
Dubes Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Swiss, Muliaman Hadad menambahkan, setelah ditemukan jenazah yang diduga Eril itu, selanjutnya dilakukan identifikasi melalui tes DNA.
Hasil tes DNA kemudian disampaikan pihak kepolisian Bern pada Kamis siang yang menyatakan jenazah tersebut benar adalah Eril.
"Pada Kamis (9/6/2022) siang waktu Swiss, pihak kepolisian menyampaikan konfirmasi bahwa hasil tes DNA bahwa jasad yang ditemukan kemarin adalah ananda Emmeril Kahn Mumtadz (Eril)," jelasnya.
Sesuai prosedur hukum yang berlaku, pihak kepolisian menyampaikan berbagai berkas yang diperlukan ke Pengadilan Kantor Bern sebagai pihak yang berwenang untuk memutuskan serah terima jasad Eril sebagai bagian dari proses pemulangan jenazah Eril.
Sebagaimana diketahui, Eril mengalami musibah di Bern, Swiss pada Kamis (26/5/2022) waktu setempat.
Emmeril hilang terseret arus Sungai Aare saat berenang bersama keluarganya.
Penjelasan KH Ghozi Wahab tentang Emmeril Kahn Mumtadz yang meninggal secara syahid ukhrawi
Kabar ditemukannya jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril disambut dengan haru dan penuh syukur oleh keluarga.
Mengenai hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menjelaskan hendaknya digelar sholat jenazah untuk putra sulung Ridwan Kamil.