Breaking News:

Tertinggi di Banten, Dinkes Pandeglang Optimis Angka Stunting Turun ke Angka 24 persen di Tahun 2024

Tertinggi di Banten, Dinkes Pandeglang Optimis Angka Stunting Turun ke Angka 24 persen di Tahun 2024

Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
istimewa
Negara Indonesia berada di atas zona toleransi angka stunting dan gizi buruk yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di Banten, Kabupaten Pandeglang menjadi daerah paling tinggi yang anak-anaknya kekurangan gizi. 

Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang optimis, angka Stunting atau anak kekurangan gizi di wilayahnya bisa turun pada tahun 2024.

Saat ini, berdasarkan hasil survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) pada 2021, stunting di Pandeglang berada pada angka 37,8 persen, atau peringkat tertinggi di Banten.

Melihat angka Stunting yang tinggi saat ini, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Pandeglang, Encep Hermawan mengatakan, angka Stunting akan segera turun karena saat ini ada pendampingan dari kementerian.

Baca juga: 37,8 Persen Anak di Kabupaten Pandeglang Kekurangan Gizi, Jadi yang Tertinggi di Banten

"Jadi sudah ada pendampingan bagaimana angka Stunting di Kabupaten Pandeglang ini dapat dit diturunkan, di angka 24 persen nanti di tahun 2024," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Jumat (24/6/2022).

"Jadi itu adalah angka target dari provinsi untuk penurunan Stunting di angka 24 persen," lanjutnya.

Encep menuturkan, saat ini penderita Stunting tersebar di 35 Kecamatan di Pandeglang, yang membuat angka penderita Stunting tertinggi di Banten.

Untuk setiap kecamatan berdasarkan Dinkes Pandeglang, angka tertingginya mencapai 20 persen.

Encep menyebutkan pada tahun 2022 ini, Dinkes punya 10 lokus daerah Stunting yang ada di Pandeglang.

"Jadi angka di tiap kecamatan memang bervariasi, jadi yang menjadi lokus penanganan Dinkes itu, sesuai angka tertinggi Stunting di setiap kecamatan," ujarnya.

Dinkes Pandeglang juga saat ini akan fokus dalam menangani Stunting, dengan melakukan pemantauan kepada setiap keluarga di Pandeglang.

Baca juga: Jumlah Gizi Buruk di Kota Serang Capai 112 Kasus, Kepala Dinkes: Paling Banyak di Kasemen

Selain itu, Dinkes juga akan melakukan pemberian dan membantu memberikan gizi penderita Stunting di Pandeglang.

"Harapannya kita turun, karena penurunan angka Stunting juga merupakan kemampuan daerah."

"Jadi kita optimis dengan penanganan Stunting karena sudah mendapatkan pendampingan juga dari kementerian," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved