Breaking News:

Rata-rata Mobil LCGC Berkapasitas di Bawah 2.000 cc, Apakah Boleh Pakai Pertalite?

Bagaimana dengan kendaraan baru dengan harga ekonomis dan low cost green car (LCGC)?

Dokumentasi Tribun Jateng
ilustrasi konsumen hendak mencoba mobil. Dalam draf revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014, pengguna bensin pertalite atau jenis bahan bakar khusus penugasan (JBKP) adalah kendaraan plat hitam berkapasitas di bawah 2.000 cc. 

TRIBUNBANTEN.COM - Dalam draf revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014, pengguna bensin pertalite atau jenis bahan bakar khusus penugasan (JBKP) adalah kendaraan plat hitam berkapasitas di bawah 2.000 cc.

Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Artinya, mobil dan motor berkapasitas di atas 2.000 cc tidak diperbolehkan mengonsumsi pertalite.

Bagaimana dengan kendaraan baru dengan harga ekonomis dan low cost green car (LCGC)?

Baca juga: MyPertamina Jadi Syarat Beli LPG 3 Kg, Tak Hanya Beli BBM Pertalite dan Solar

Rata-rata mobil LCGC memiliki kubikasi di bawah 2.000 cc.

Pada intinya, kata Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman, mobil LCGC bisa tetap mengonsumsi pertalite.

Namun, dia memberikan catatan, masyarakat yang mampu membeli mobil semestinya juga mampu membeli bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

Saleh meminta agar draf revisi perpres dipahami.

"Kalau besok ada perubahan, ya ini bagian dinamika yang berkembang," katanya dalam acara virtual, Rabu (29/6/2022).

Saleh berharap masyarakat yang menggunakan mobil kelas baru menggunakan bahan bakar yang direkomendasikan pabrikan.

Halaman
123
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved