Breaking News:

Ini Jurus Jitu PLN Memproduksi Listrik Hijau Setara 487 MWh untuk Menekan Emisi Karbon

Dari hasil co-firing, PLN bisa memproduksi listrik hijau setara 487 megawatt hours (MWh).

dokumentasi PLN
Sejak 2020, PLN telah menggunakan teknologi co-firing, yaitu subtitusi batu bara dengan biomassa untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). 

Untuk menjaga keberlanjutan pasokan bahan baku biomassa, PLN telah mendapatkan kepastian pasokan dari sinergi BUMN, pemerintah daerah, swasta hingga masyarakat.

"Saat ini, PLN telah mendapatkan dukungan kebutuhan biomassa dari 14 institusi dan perusahaan di wilayah yang terdapat operasi pembangkitan," ujar Darmawan.

Tak hanya itu, PLN juga mengajak masyarakat terlibat aktif dalam penanaman tanaman biomassa.

Baca juga: Seluruh Istana Kepresidenan Sudah Gunakan Energi Baru Terbarukan, Memanfaatkan REC PLN

Bahkan, ada pula yang mengelola sampah rumah tangga di wilayahnya untuk dijadikan pelet sebagai bahan baku sehingga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi setempat.

PLN bersama Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN akan menggelar seminar bioenergi bertema "Peningkatan Bauran EBT 23 persen melalui Keberlanjutan Pasokan Bahan Bakar Co-Firing dan Pembangkit Bioenergi" pada Kamis (30/6/2022).

Seminar bisa disaksikan melalui YouTube https://s.id/SideEventG20.

Agenda ini akan menghadirkan pembicara dari berbagai bidang, di antaranya akademisi IPB, Dr Ir Meika Syahbana Rusli, MSC, akademisi UGM, Ir Tumiran MEng PhD, dan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia, Ir Hadi Siswoyo MM.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved