Breaking News:

Pungli Program PTSL di Desa Cikupa Tangerang, 4 Orang Diciduk Polisi, Termasuk Kades dan Sekdes

Empat tersangka tindak pidana korupsi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Cikupa, Kabupaten Tangerang dibekuk polisi.

Editor: Ahmad Haris
Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Empat tersangka kasus pungutan liar (pungli) Program PTSL di Cikupa dihadirkan di Polresta Tangerang, Selasa (5/7/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, empat tersangka tindak pidana korupsi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), di Desa Cikupa, Kabupaten Tangerang tahun 2020-2021 telah ditangkap polisi.

Keempat tersangka pungutan liar (pungli) tersebut berinisial AM, SH, MI, dan MSE.

"Kita menangani perkara tindak pidana korupsi yaitu melakukan pemungutan di luar ketentuan peraturan perundang-undangan pada program PTSL di Desa Cikupa tahun 2020-2021," ujar Raden Romdhon Natakusuma saat konfrensi pers, Selasa (5/7/2022).

Baca juga: Kejati Banten Terima 58 Sertifikat Tanah Seluas 96.349 Meter, Hasil Rampasan Kasus Pidana Korupsi

Keempat tersangka kasus pungli itu yakni AM-mantan kepala desa, SH-mantan sekretaris desa.

Lalu MI- mantan kepala urusan (kaur) perencanaan, dan MSE-mantan kaur keuangan.

Raden menambahkan, empat tersangka tersebut diamankan lantaran meminta sejumlah uang kepada warga Desa Cikupa, yang melakukan permohonan PTSL.

Padahal, mengurus PTSL itu gratis alias tanpa pungutan biaya dan program program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

"Kita sudah melakukan penyelidikan dari mulai Januari 2022 lalu kepada empat tersangka ini, karena tidak ada biaya kepengurusan yang harus dikeluarkan terkait PTSL ini," katanya.

Sebanyak 1.316 warga telah menjadi korban kasus pungli tersebut, sehingga mengalami kerugian hingga Rp 2 miliar.

"Dari 1.316 warga yang dimintai biaya, keterangan mereka nilainya beragam, mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 1,5 juta, dan itu diambil untuk keuntungan pribadi mereka," tuturnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved