Breaking News:

Buntut Dugaan ACT "Tilep" Dana Donasi Umat, Kemensos akan Sisir Lembaga Sosial Lain

Polemik lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) membuat Kementerian Sosial (Kemensos) turun tangan untuk mengantisipasi kejadian serupa.

Editor: Ahmad Haris
Grafis Tribunnews
Polemik lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) membuat Kementerian Sosial (Kemensos) turun tangan untuk mengantisipasi kejadian serupa. Menteri Sosial Ad Interim muhadjir Effendy mengatakan, Kemensos akan sisir lembaga sosial lainnya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Dugaan kasus yang menimpa lembaga Aksi Cepat Tanggap ( ACT), membuat Kementerian Sosial ( Kemensos) turun tangan untuk mengantisipasi kejadian serupa.

Mengutip Kompas.com, Kemensos akan menyisir izin dari sejumlah lembaga sosial lainnya.

Adapun izin program penyelenggaraan pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dari ACT telah dicabut oleh Kemensos imbas dugaan pelanggaran aturan, termasuk pemotongan uang donasi.

Menteri Sosial Ad Interim muhadjir Effendy menerangkan, penyisiran izin ini untuk memberikan efek jera pada lembaga yang tak patuh dengan aturan perundang-undangan.

Baca juga: Kemensos Cabut Izin PUB ACT: Pakai Dana Umat untuk Operasional hingga 13,7 %

"Pemerintah responsif terhadap hal-hal yang sudah meresahkan masyarakat dan selanjutnya akan melakukan penyisiran terhadap izin-izin yang telah diberikan kepada yayasan lain dan untuk memberikan efek jera agar tidak terulang kembali," ucap Muhadjir dalam keterangan tertulis, Rabu (6/7/2022).

Pencabutan izin PUB ACT dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat Jenderal.

Sehingga akan dilanjutkan dengan ketentuan sanksi lebih lanjut.

Langkah pencabutan dilakukan karena pemotongan uang donasi lebih besar dari ketentuan yang berlaku.

Dalam Pasal 6 ayat 1 PP Nomor 29 tahun 1980, soal Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan, tertulis pembiayaan usaha pengumpulan sumbangan sebanyak-banyaknya 10 persen dari hasil pengumpulan sumbangan yang bersangkutan.

Sedangkan pengakuan Presiden ACT Ibnu Khajar, disebutkan bahwa pihaknya menggunakan rata-rata 13,7 persen dari dana hasil pengumpulan uang dari masyarakat sebagai dana operasional yayasan.

Tentu saja hal ini melanggar ketentuan yang ada.

Untuk langkah lebih lanjut, Kemensos memanggil para petinggi ACT untuk dimintai klarifikasi terkait persoalan ini.

Jadi Sorotan

Sebagai mana diketahui, Lembaga kemanusian Aksi Cepat Tanggap ( ACT) menjadi sorotan setelah sebuah media nasional membuat laporan mengenai dugaan penyalahgunaan donasi yang diberikan masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved