Ribuan Mahasiswa Untirta Dilepas KKM, Bupati Serang Minta Fokus Pada 3 Bidang

Bupati Serang Ratu Tatu Casanah lepas 1.054 mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), untuk melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM)

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Desi Purnamasari/TribunBanten.com
1.054 mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), untuk melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Reguler II di Serang Utara 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Casanah lepas 1.054 mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), untuk melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Reguler II dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan, Kamis (14/7/2022).

Pengabdian Ribuan mahasiswa Untirta akan di tempatkan di Kecamatan Tanara dan Pontang.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, KKM dan KKN yang di laksanakan di Kabupaten Serang fokus menangani tiga bidang yakni kesehatan, pariwisata, dan ekonomi.

“Memang Kabupaten Serang ini bukan pertama kali menjadi tujuan utama KKM Untirta tapi sudah sejak lama,” ujarnya di aula Untirta Sindangsari.

Baca juga: Polresta Serang Kota Tangani Kasus Pembobolan Mobil Milik Wartawan, Pelaku Bawa Vario Warna Putih

Jelasnya dalam hal ini KKM berfokus pada tiga bidang yakni bidang kesehatan tentang kasus stunting yang saat ini tengah menjadi persoalan dan penanganan penting Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

Kemudian persoalan pariwisata, dan di Serang Utara ini Pemda Serang sedang fokus juga pada pengembangan wisata religi.

Kemudian pengembangan ekonomi, pemulihan ekonomi. Ini juga sedang menjadi fokus pemerintah pusat sampai ke daerah untuk pemulihan ekonomi paska pandemi covid-19.

Baca juga: Tak Diundang ke Ultah Gala Sky, Doddy Sudrajat Ajak Mayang Rayakan di Depan Rumah Haji Faisal

Menurut Tatu, keberadaan mahasiswa mahasiswi di tengah masyarakat sangat penting untuk Pemkab Serang.

“Karena dengan ilmu yang sudah mereka dapat, cukup untuk mereka implementasikan di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.

Disisi lain, Tatu juga menyebutkan, ketika para mahasiswa dan mahasiswi turun mereka pun bisa berkomunikasi dengan anak-anak sebayanya.

Pastinya dengan bahasa yang sama mereka akan lebih mudah mengajak dalam berbagai hal misalnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Di Serang Utara PHBS menjadi persoalan, mudah-mudahan dengan mereka yang sesama sebayanya bisa merubah PHBS untuk masyarakat di Serang utara,”ungkapnya.

Tatu berharap dengan adanya KKM dan KKN gabungan baik dari Untirta Banten, Universitas Islam Negeri (UIN) Banten dan Universitas Gajah Mada (UGM) di wilayah Serang Utara bisa berdampak positif bagi masyarakat.

“Mereka juga ada pendamping dari OPD terkait juga Bappeda supaya tadi tersinergikan potensi bisa di kembangkan dan persoalan bisa di pecahkan,”tuturnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved