Breaking News:

Datang ke Cilegon, Pangdam III Siliwangi Tinjau Jalur Evakuasi Darurat Bencana Tsunami

Rindam III Siliwangi meresmikan assembly point atau jalur evakuasi darurat bencana tsunami terhadap masyarakat di Kecamatan Pukomerak, Kota Cilegon.

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Abdul Rosid
Sopian Sauri/TribunBanten.com
Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo saat meninjau assembly point atau jalur evakuasi darurat bencana tsunami terhadap masyarakat, di Linkungan Pulorida, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pukomerak, Kota Cilegon. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) III Siliwangi tinjau assembly point atau jalur evakuasi darurat bencana tsunami terhadap masyarakat, di Linkungan Pulorida, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pukomerak, Kota Cilegon.

Dalam kegiatan itu turut hadir PJ Gubernur Banten, Al Muktabar, Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj, Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro, Dandim 0623 Cilegon, Letnan Kolonel Infanteri Ari Widyo Prasetyo, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari Cilegon), Ineke Indraswati.

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas kegiatan yang sudah dikerjakan bersama dalam rangka membentuk assambly point terjadap bencana tsunami.

Baca juga: Kisah Miranda, Anak Tukang Bekam di Cilegon Dapat Beasiswa S1 ke Eropa: Doa Orang Tua Jadi Kunci

"Assambly point ini didasari oleh inisasi pemilik lahan swasta yang menjadikan suatu kepentingan bersama, dan saya sangat apresiasi terhadap rencana pembuatan ini yang sudah lama dan saya baru bisa hadir hari ini," ujar Arif, saat diwawancara awak media. Rabu (3/8/2022).

Selain itu, dengan adanya kegiatan ini menujukan bakti sebagai abdi negara untuk lebih mengutamakan kepentingan orang banyak.

Dimana ide dan gagasan diperuntuhkan untuk keselamatan orang bnayak.

"Menurut saya ini yang paling keren dan luar biasa, dengan tata kelola yang memadai, untuk mengutamakan keselamatan," ucapnya.

Sementara itu, PJ Gubernur Banten, Al Muktabar mengatakan, assambly area ini akan menjadi titik upaya kita tanggap terhadap situasi bencana.

Meburutnya, SOP telah terstruktur baik itu merupakan aturan Bandan Nasional Penanggulangan Bencana( BNPB) maupun pemerintah daerah.

"Kita harus kompak dalam menghadapi situasi bencana, karena kompak begian dari kebersaman," ujarnya.

Baca juga: Air Galon Isi Ulang Palsu Rugikan Distributor dan Kesehatan Warga di Cilegon dan Serang

Dirinya juga mengimbau kepada industri dan masyarakat untuk saling bahu membahu dalam menghadapi situasi seperti ini.

Ia mengatakan, tentunya kita tidak berharap bencana itu terjadi. Namun kita perlu kesiapan bilamana itu terjadi.

"Ini merupakan bagian dari kesiapan kita bila itu terjadi kita bisa berdaya menyikapinya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved