Breaking News:

Ditanya Soal KTP, Ini Pendapat Ayah Mursid Tokoh Masyarakat Baduy Dalam

Kartu Tanda Penduduk atau KTP merupakan identitas yang harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia, termasuk warga suku adat Baduy.

Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Nurandi
Ayah Mursid Tokoh Masyarakat Baduy Dalam, Sabtu (6/8/2022). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBNATEN.COM, LEBAK - Kartu Tanda Penduduk atau KTP merupakan identitas yang harus dimiliki, oleh setiap warga negara Indonesia.

Bagi warga yang sudah berusia 17 tahun ke atas, wajib untuk membuat atau mempunyai KTP.

Keberadaan KTP juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat adat, salah satunya Suku Baduy, di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Baca juga: Wisata Banten: Jelajah Kampung Gajebo Suku Baduy Luar, Alam Asri, Sungai Jernih, Pas Buat Healing

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ayah Mursih, tokoh masyarakat Baduy Dalam.

Ia mengatakan, keadaan sekarang sudah beda dengan dulu.

"Jumlah kampung dan warganya banyak, memang diupayakan untuk warga Baduy ingin tercatat di induk desa maupun di capil," katanya saat berada di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Sabtu (6/8/2022).

Dirinya menyampaikan, jika wilayah Baduy sangat luas dan kondisi jarak antar kampung sangat jauh.

"Selama ini kan di Baduy perkampungan dan wilayahnya luas, kondisi medan antar kampung ke kampung turun nanjak dan jauh," ujarnya.

Dari data Pamerintah Desa Kanekes, saat ini total ada 16.000 jiwa masyarakat Suku Baduy dengan total 68 Kampung yang terdiri dari Baduy Luar dan Baduy Dalam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved