UPDATE Kasus Pemalsuan Tutup Galon Air Minum di Cilegon, Diduga Oknum Orang Dalam Terlibat
Polres Cilegon masih terus mengembangkan kasus terkait pemalsuan galon air minum dalam kemasan (AMDK) merek ternama yang ditemukan pertengahan Juli
TRIBUNBANTEN.COM - Polres Cilegon masih terus mengembangkan kasus terkait pemalsuan galon air minum dalam kemasan (AMDK) merek ternama yang ditemukan pada pertengahan Juli lalu di Cilegon, Banten.
Kasus pemalsuan galon air minum dalam kemasan ini membuat heboh ketika polisi menggerebek dan menangkap lima orang pelaku di sebuah depo agen galon air mineral di Panggung Rawi, Cilegon, Banten, Sabtu (16/7/2022) lalu.
Di antara kelima pelaku, ada yang bertugas mengganti tutup galon dengan tutup galon air mineral merek ternama yang dibeli hanya dengan harga 5.000 per satuan.
Baca juga: Polisi Terus Usut Pelaku Penyuplai Tutup Galon Palsu di Cilegon
Temuan ini pun mendapat sorotan dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).
BKPN mengungkapkan bahwa agen resmi sudah sepatutnya ada sehingga mutu dan kualitas barang bisa terjamin dari produsen pusat hingga sampai ke tangan konsumen.
Namun, Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Muchamad Nanda menyatakan, distributor atau agen-agen resmi sebenarnya sudah ada di Cilegon.
Maka itu menurutnya, bisa jadi ada indikasi oknum orang dalam pada kasus pemalsuan galon air minum ini.
"Itu sedang kita dalami, tugas kita saat ini semua mengawasi karena adanya indikasi oknum orang dalam yang memang mensuplai tutup kemasan dari pusat sehingga bisa menyamarkan itu," jelasnya.
Lebih lanjut lagi, Nandar berharap oknum yang kini masih dalam pencarian, yakni inisial SS, dapat segera ditemukan dan kasus pemalsuan air galon isi ulang merek ini bisa terbongkar, serta tidak terjadi lagi di kemudian hari.
"Kita masih utak-atik supaya dapet DPO ini, kalau sudah dapet bisa terbongkar semua, karena dugaan kami dia punya akses. Mudah-mudahan bisa dapat nanti kebongkar semua," ucapnya.
Berharap adanya keterlibatan produsen AMDK dan masyarakat
Pihak kepolisian, masih kata Nandar, akan terus mengantisipasi agar pihak produsen AMDK dan masyarakat ikut terlibat agar kejadian serupa tidak terjadi kembali.
Baca juga: Masyarakat Tidak Tahu Air Galon yang Aman, Ini Tips Pilih Air Mineral Asli dari YLKI
"Tentunya kepada produsen atau masyarakat perlunya antisipasi, kami sudah sampaikan secara rinci perbedaan yang asli dan palsu mohon dilaporkan kalau memang melihat langsung adanya kejanggalan," jelas Nandar saat ditemui wartawan TribunBanten.com di ruangannya, Selasa (2/8/2022).
Kepolisian mencatat, hampir setiap tahun terjadi penggerebekan komplotan pengoplos air minum isi ulang, seperti di Bantul (2011), Kota Depok (2016), Tangerang Selatan (2017), Tangerang (2018), Pandeglang (2018), Magetan (2020), dan Cilegon (2022), hingga yang terbaru, yang terjadi di sebuah depo agen galon air mineral di Panggung Rawi, Cilegon, Banten.
Kabar buruknya, praktik pengoplosan air minum ini sempat memakan korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kasus-pemalsuan-isi-air-minum-galon-aqua.jpg)