Duh! Pemkot Serang Gelar Upacara Terpisah dengan Legiun Veteran, Kenapa Nih?
Pemerintah Kota Serang melaksanakan upacara terpisah dengan para pejuang veteran berseragam coklat dan hijau.
Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati
TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG- Pemerintah Kota Serang melaksanakan upacara terpisah dengan para pejuang veteran berseragam coklat dan hijau.
Puluhan para veteran tersebut tergabung dalam veteran se-Provinsi Banten atau biasa dikenal dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).
Mereka terdiri dari veteran pejuang, veteran pembela, veteran internasional dan veteran anumerta.
Mereka menunggu pemerintah Kota Serang usai melaksanakan upacara terlebih dahulu dalam rangka ziarah dalam rangkaian menyambut HUT Kota Serang ke 15, HUT Pramuka dan HUT RI ke 77.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB, molor selama 30 menit dari yang dijadwalkan pukul 07.30 WIB.
Baca juga: Veteran Perang Keturunan Tionghoa in tak Menyangka Didatangi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Rumah
Dari pantauan TribunBanten.com, kebanyakan veteran itu mereka sudah lanjut usia, rambutnya memutih dan beberapa tak kuat berdiri terlalu lama.
Sorot matanya menyimpan kebanggaan dan rasa sedih mengenang para pendahulunya yang sudah gugur terlebih dulu.
Usai menunggu hampir 1 jam, giliran berikutnya para veteran melaksanakan upacara di taman makam pahlawan yang berlokasi di samping Stadion Maulana Yusuf Kota Serang.
Sebelum memasuki halaman utama, para veteran berbaris rapi dari laki-laki sampai perempuan mengenakan seragam.
Laki-laki mengenakan seragam coklat berikut topi, ada pula yang memakai baju hijau kombinasi hitam, dan lainnya.
Perempuan mengenakan pakaian coklat dan oranye serta rok, serta warna army muda.
Rangkaian bunga dibawa masuk di halaman utama makam.
Upacara berlangsung diawali dengan penghormatan inspektur upacara, doa bersama dan mengheningkan cipta sambil diiringi instrumen musik gugur pahlawanku.
Sorot mata para veteran tersebut terlihat sedih dan ada pupa yang berkaca-kaca tak kuasa mengenang masa pejuangan dahulu.
Baca juga: Hari Pahlawan, Cerita Veteran Pejuang asal Tangsel Ikut Perang Bersama Jenderal Soedirman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-upacara-bendera-di-taman-makam-pahlawan.jpg)