Breaking News:

BMKG Sebut Banten Memasuki Masa Pancaroba, Imbau Warga untuk Tetap Waspada

Menurut BMKG Klas I Serang, yang perlu diwaspadai pada musim pancaroba ini yaitu cuaca ekstrim seperti, angin kencang, hujan lebat dan disertai angin.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Dok. BMKG
MENGUKUR CURAH HUJAN : Kepala Seksi Data dan Informasi pada BMKG Klas I Serang, Tarjono melakukan pengukuran curah hujan di kantornya. 

Tarjono menghimbau, dengan adanya peralihan musim ini, diharapkan masyarakat tetap waspada, serta tidak perlu panik yang berlebihan.

Kemudian, tetap memantau terus informasi prakiraan cuaca dari BMKG.

"Masyarakat tetap waspada terhadap masa peralihan musim ini, tapi tidak perlu panik yang berlebihan pantau terus, dan update terus informasi dari pra kiraan BMKG sebelum beraktifitas diluar ruangan," ucapnya.

Sementara itu, Anggota Pusdalops pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Jhonny E Wangga mengatakan, adanya keuntungan dengan dua musim yang dimiliki Indonesia, lantaran dengan begitu masyarakat sudah paham apa yang harus dilakukan.

Namun, sering kali masyarakat abai terhadap lingkungan, karena masih adanya yang membuang sampah sembarang di sungai, serta di irigasi, yang dapat mengakibatkan banjir.

Baca juga: Diiming-imingi Rp500 Juta Jika Bisa Datangkan Hujan, Mbak Rara Tak Sanggup: Saya juga Lihat BMKG!

"Sebenernya kita diuntungkan, karena hanya punya dua musim, ditambah semakin sering terjadi fenomena alam yang menyebabkan bencana," katanya.

Artinya, jika berkaca pada background itu, kata Jhony, harusnya sudah tahu betul harus berbuat apa, dan apa yang harus dipersiapkan, melakukan upaya mitigasi, pencegahan dan lainnya.

"Kuncinya, kenali dimana kita berada agar kita tahu apa yang harus kita perbuat menghadapi musim pancaroba," katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved