Breaking News:

DLH Cilegon Buka Pintu Lebar Terima Pembuangan Sampah dari Kabupaten Serang, Tapi ada Syaratnya

Ini bagian dari kerja sama antar-daerah dan harus kami bantu. Kalau tidak dibuang di TPSA, masa dibuang di jalan?

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Truk Pengangkut Sampah magrak di halaman kantor DLH Kabupaten Serang. Pemerintah Kabupaten Serang mengalihkan pembungan sampah, dari TPSA Cilowong Kota Serang, ke tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Bagendung Kota Cilegon. Kota Cilegon membuka pintu lebar untuk menampung sampah dari Kabupaten Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

 

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Kota Cilegon membuka pintu lebar untuk menampung sampah dari Kabupaten Serang.

Kabid Pengelolaan dan Pengawasan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Muhriji, mengatakan Kota Cilegon terbuka ratusan ton sampah dari Kabupaten Serang dibuang di tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Bagendung.

"Ini bagian dari kerja sama antar-daerah dan harus kami bantu. Kalau tidak dibuang di TPSA, masa dibuang di jalan?" katanya di Pemkot Cilegon, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Henti Buang Sampah di Cilowong, Pemkab Serang Alihkan Pembuangan Sampah ke TPSA Bagendung Cilegon

Menurut Muhriji, kepala DLH Kota Cilegon sangat terbuka untuk memperbolehkan sampah Kabupaten Serang dibuang ke TPSA Bagendung.

Namun, ada regulasi yang harus dipenuhi Pemkab Serang, seperti volume sampah dan retribusi.

"Tidak bisa begitu saja karena semua sampah yang dibuang di TPSA Bagendung itu ada aturan. Ada retribusi dan itu jadi penghasilan Kota Cilegon," ujarnya.

Hal ini menjadi peluang Pemkot Cilegon untuk menambah pendapatan daerah dari sisi retribusi.

Selain itu, juga pengelolaan sampah dengan bahan bakar jumputan padat (BBJP) Plant," kata Muhriji.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved