Breaking News:

Masuk Musim Hujan, BPBD Lebak Ingatkan Warga Waspada Bencana Banjir dan Longsor di 14 Kecamatan

BPBD Kabupaten Lebak mengingatkan warga Kabupaten Lebak untuk tetap waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor.

Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
istimewa
Ilustrasi hujan deras disertai angin kencang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengingatkan warga Lebak untuk tetap waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengingatkan warga Lebak, untuk tetap waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor.

Peringatan dan imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama.

Dirinya menyebutkan, warga harus selalu waspada dan berhati-hati, karena saat ini sudah masuk musim penghujan.

"Saat ini hujan dengan intensitas tinggi akan terjadi sore hari, warga agar selalu waspada terutama rumahnya yang dekat aliran sungai," katanya kepada TribunBanten.com, Senin (12/9/2022).

Ia mengatakan, hujan lebat yang terjadi di Kecamatan Malingping beberapa waktu lalu, membuat sekitar 25 rumah terendam banjir, tepatnya di Kampung Cidangdang, Desa Cipeundeuy, Malingping, Kabupaten Lebak.

Selain itu, hujan juga terjadi di Kecamatan Leuwidamar, Desa Kenekes tepatnya di Kampung Cibogo.

Menurut Febby, saat musim hujan, potensi bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung merupakan bencana yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Lebak.

"Jadi dengan musim hujan saat ini, bencana tersebut akan selalu terjadi, kita juga terus siaga menghadapi bencana tersebut," ujarnya.

Menurut BMKG, hujan lebat akan terjadi di wilayah Kabupaten Lebak akan terjadi hingga 16 September 2022.

BPBD Kabupaten Lebak mencatat, dari 28 Kecamatan di Lebak, terdapat 14 Kecamatan yang menjadi titik rawan longsor, yakni Kecamatan Bayah, Sobang, Lebakgedong. Cigemblong, Bojongmanik, Cibeber, Muncang,  Gunungkencana, Cipanas, Cileles, Cimarga, Cikulur, Leuwidamar dan Cilograng.

"Khususnya kepada warga yang berada di 14 kecamatan tersebut untuk selalu waspada dan berhati-hati, karena memang saat ini hujan sore intensitasnya cukup tinggi," katanya.

Dirinya menambahkan, untuk warga agar tetap berhati-hati dan jika terjadi bencana banjir dan longsor segera mencari tempat yang aman.

"Jadi sebelum ada petugas juga, warga harus segera mengevakuasi dirinya masing-masing, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved