Breaking News:

Andika Perkasa Kian Mesra dengan Yudo Margono, Sinyal Pergantian Panglima TNI Tak Ada Keributan!

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono belakangan memperlihatkan kemesraannya.

Editor: Ahmad Haris
((Penerangan Korps Marinir TNI AL))
Komandan Korps Marinir TNI AL Mayjen (Mar) Widodo Dwi Purwanto (kiri) dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono (kanan) saat mendapuk Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI AL di Pantai Todak, Singkep, Kepulauan Riau, Kamis (4/8/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa kian mesra dengan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Kemesraan pucuk pimpinan TNI dan TNI AL itu sering diperlihatkan dalam berbagai kesempatan.

Salah satunya, ketika Andika Perkasa meluangkan waktu untuk menghadiri Naval Expo 2022, yang diinisiasi Yudo di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (11/9/2022).

Baca juga: Digadang Bakal Jadi Calon Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono: Prajurit Kalau Diperintah Pasti Siap

Mengutip Kompas.com, jauh sebelum itu, Yudo juga menjadi kepala staf angkatan pertama yang dikunjungi oleh Andika, selepas dilantik menjadi panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo tahun lalu.

Dalam kesempatan lainnya, Yudo juga mendapuk Andika menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI AL di Pantai Todak, Singkep, Kepulauan Riau, Kamis (4/8/2022).

Terkait hal etrsebut, pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengatakan, chemistry Andika dan Yudo memperlihatkan bahwa pergantian panglima TNI kali ini tak akan diwarnai keributan.

“Kekhawatiran bahwa sejarah pergantian panglima (TNI) selalu diwarnai keributan, tampaknya tidak akan terjadi,” kata Fahmi kepada Kompas.com, Selasa (13/9/2022).

Fahmi menilai, bahwa chemistry keduanya mempunyai dampak positif terhadap pembangunan TNI ke depan, apabila Yudo benar-benar menggantikan Andika.

Menurut dia, dengan tidak adanya keributan pergantian panglima TNI akan memudahkan dan mempercepat agenda konsolidasi.

“Tanpa harus direpotkan dengan agenda-agenda harmonisasi, pemulihan stabilitas dan perombakan jajaran secara drastis di awal,” kata Fahmi.

Di sisi lain, Fahmi mengatakan bahwa peluang Yudo menggantikan Andika juga harus dilihat dari berbagai indikator kepemimpinannya di TNI AL.

Dalam konteks kepemimpinan, Fahmi menilai Yudo telah mewujudkan dalam berbagai produk program dan kebijakan.

Beberapa di antaranya, pembangunan Satuan Pendidikan (Satdik) I di Belawan, Satdik II di Makassar dan Satdik III di Sorong.

Terobosan kebijakan ini dianggap sebagai sejarah bagi TNI AL yang tak lagi Jawasentris dalam pola pendidikan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved