Breaking News:

Sejumlah Warga Tidak Mampu Dapet Operasi Katarak dan Hernia Gratis dari Kejati Banten

Kejati Banten melaksanakan kegiatan operasi katarak dan hernia kepada masyarakat Banten yang kurang mampu.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten baru saja melaksanakan kegiatan operasi katarak dan hernia kepada masyarakat Banten yang kurang mampu. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin


TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menggelar kegiatan operasi katarak dan hernia kepada masyarakat Banten yang kurang mampu, Minggu (25/9/2022).

Acara tersebut diselenggarakan oleh Kejati Banten bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Banten, serta Persatuan Jaksa Indonesia.

Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Leonard Eben Ezer Simanjuntak menuturkan, kegiatan ini berlangasung sejak tanggal 24-25 September 2022.

"Kegiatan operasi katarak dan hernia gratis ini merupakan kegiatan dalam rangka kepedulian Kejaksaan, khususnya Jaksa Indonesia kepada seluruh masyarakat Indonesia," ujarnya kepada awak media saat di Kejati Banten, Minggu (25/9/2022).

Selain itu, kata Eben, kegiatan itu sebagai salah satu pengabdian Jaksa seluruh Indonesia kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari peringatan Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-62 tahun 2022.

Eben menuturkan, alasan Kejati Banten memilih menyelenggarakan operasi katarak dan hernia, karena menurut informasi yang diterima, penyakit katarak dan hernia itu bisa terjadi kepada siapa saja.

"Kita dapat kabar bahwa semua orang itu bisa terkena katarak, baik itu sejak muda bahkan ketika sudah tua juga bisa terkena penyakit katarak," katanya.

Begitu pun penyakit hernia, lanjut Eben, di mana penyakit hernia itu sangat mengganggu dan bisa terjadi kepada siapa saja.

Oleh karena itu, dalam rangkaian Bhati Adhyaksa ini, Kejaksaan Tinggi Banten berkonsentrasi pada penanganan katarak dan hernia.

Menurut Eben, ketika generasi penerus bangsa terkena penyakit katarak dan hernia.

Maka para penerus tersebut, kata dia, tidak akan menjadi generasi harapan ke depan.

"Kita ingin dari Banten ini, ada generasi muda yang sehat yang nanti akan memimpin bangsa dan negara ini," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved