9 Fly Over & Underpass Masa Kepemimpinan Ganjar Pranowo, Satu di Antaranya ada Menara Masjid
berikut sembilan fly over dan underpass megah yang sudah diinisiasi Ganjar Pranowo
Anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 109,03 miliar.
Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jateng Hanung Triyono mengatakan uji coba layak fungsi dilakukan dalam tiga hari.
"Tidak ada kendala, lampu menyala, marka akan dipermanenkan. Oktober nanti bisa dinikmati semua kendaraan,” kata Hanung, di sela-sela uji coba, Rabu (28/9/2022).
2. Fly over Palur di jalur utama Solo-Sragen
Fly over ini diresmikan Ganjar pada tahun 2016.
Fly over Palur merupakan jalan layang di kawasan Soloraya dengan total panjang jembatan 624 meter (147 meter jalan pendekat arah Surakarta, 330 meter bentang utama struktur fly over, dan 147 meter jalan pendekat arah Karanganyar).
Pembangunan fly over ini menelan dana Rp 91,429 miliar.
Pada 2012 pelaksanaan bangunan bawah pekerjaan fondasi bore pile dengan dana Rp 8,799 miliar kemudian dilanjutkan pekerjaan bangunan atas multi years pada 2013-2015 dengan anggaran Rp 82.629 miliar.
3. Fly over Dermoleng di Brebes
Ganjar meresmikan proyek infrastruktur fly over Dermoleng, Kabupaten Brebes, Rabu (25/10/2017).
Baca juga: Ganjar Siapkan Rp 60 Miliar untuk Program Subsidi, Alokasi 17.000 Ojol & Angkutan Umum Rp 12,7 M
Paket pembangunan fly over Dermoleng, Kabupaten Brebes untuk penyedia konstruksi PT Adhi – CDI KSO masa pelaksanaan 180 hari dengan nilai kontrak Rp 64,299 miliar.
4. Fly over Klonengan, Kabupaten Tegal
Paket pembangunan fly over Klonengan, Kabupaten Tegal, diketahui untuk penyedia konstruksi PT Hutama – Maratama KSO, masa pelaksanaan 180 hari sejak 29 Desember 2016.
Dengan nilai kontrak Rp 112.417.000.000,00, fly over ini juga diresmikan pada 2017.
5. Fly over Kesambi, Kabupaten Tegal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/jembatan-layang-ganjar-fly-over.jpg)