Breaking News:

Puluhan WNA dari 5 Negara Ini Dominasi Pelanggaran Administrasi Orang Asing di Tangerang

Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang, memperketat pengawasan orang asing yang berada di kawasan Kota Tangerang.

Editor: Ahmad Haris
WARTAKOTA/Nur Ichsan
Ilustrasi. Kedatangan warga negara asing (WNA) di Bandara Seokarno Hatta Tangerang, Provinsi Banten. Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang, memperketat pengawasan orang asing yang berada di kawasan Kota Tangerang, Rabu (9/11/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA TANGERANG - Pengawasan orang asing yang berada di kawasan Kota Tangerang diperketat.

Langkah itu diambil oleh Tim Pengawasan Orang Asing ( Timpora) Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang, pada Rabu (9/11/2022).

Alasannya, selepas pandemi Covid-19 melandai, banyak pelonggaran berbagai aturan.

Baca juga: Tingkatkan Pengawasan Orang Asing, Timpora Kota Serang Rapat Koordinasi dengan Kemenkumham Banten

Hal ini membuat warga negara asing ( WNA) yang tinggal dan bekerja di wilayah Tangerang, semakin banyak.

Hal itu diungkapkan oleh Plt. Kepala Kantor Imigrasi Rahmatun Najihah El Hassan.

Ia mengatakan, selama tahun 2022 ini, Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian telah melakukan 397 Kegiatan Operasi Mandiri.

Dua Kegiatan Operasi Gabungan di wilayah Tangerang Raya dan 2 kegiatan Timpora di Wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

"Kegiatan pengawasan juga dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang masuk dalam Sistem Pengaduan Orang Asing (SIPOA)," Rahmatun Najihah El Hassan, Rabu (9/11/2022).

Sepanjang bulan Oktober 2022 telah terjadi 77 pelaporan Tindak Administrasi Keimigrasian (TAK) yang dilakukan oleh warga negara Cina, Nigeria, Malaysia, Korea Selatan dan Kamerun," lanjutnya.

Menurutnya, pengawasan ini harus terus dilakukan untuk melihat kegiatan orang asing yang berada di Indonesia.

Dilain pihak, pertemuan Timpora yang terdiri dari berbagai unsur gabungan, hanya dari Kantor Imigrasi, melainkan juga dari Pemkot Tangerang serta Polisi/TNI.

Menurut perwakilan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, Said Ismail, bertemunya unsur Timpora menjadi sarana untuk saling bertukar informasi dan pengetahuan.

Baca juga: Ngaku Dicabuli WNA Asal China, Wanita Ini Surati Kabareskrim, Tak Terima kasunya Dihentikan Penyidik

"Ini bisa saling memberi saran dan pertimbangan untuk dapat kita jadikan solusi bersama didalam menangani permasalahan orang asing, khususnya di wilayah Kota Tangerang perlu menjadi perhatian kita bersama," katanya.

Diharapkan untuk kedepannya komunikasi yang baik dapat terus terjalin sehingga sinergitas antar instansi dalam pertukaran informasi dan pengawasan orang asing menjadi lebih baik.

Tim Pengawasan Orang Asing ini dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No. 50 Tahun 2016 sebagai tindak lanjut dari pasal 66 Undang Undang 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 5 Negara Dominasi Pelanggaran Administrasi Orang Asing di Tangerang, Puluhan Laporan Dalam Sebulan

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved