Kesehatan

Bumil Wajib Tahu, Ini Penyebab Janin Tidak Aktif Bergerak

Pergerakan janin ini biasanya akan dirasakan lebih sering pada trimester ketiga kehamilan dan semakin meningkat saat menjelang persalinan.

Editor: Abdul Rosid
Frefeek
Kenali penyebab janin tidak aktif bergerak 

TRIBUNBANTEN.COM - Ibu hamil sudah bisa merasakan pergerakan janin pada usia kehamilan 18– 25 minggu.

Pergerakan janin ini biasanya akan dirasakan lebih sering pada trimester ketiga kehamilan dan semakin meningkat saat menjelang persalinan atau ketika mulai terasa kontraksi.

Pergerakan janin yang aktif merupakan salah satu tanda bahwa janin tumbuh sehat.

Namun, banyak ditemukan kasus mengani beberapa janin tidak aktif bergerak.

Baca juga: Bumil Wajib Tahu, Ini Ciri-ciri Air Ketuban Pecah

Kenapa janin tidak aktif bergerak seperti biasanya?

Dilansir dari WhattoExpect, beberapa penyebab janin tidak aktif bergerak seperti biasanya bisa berasal dari:

Banyak beraktivitas sepanjang hari

Ketika ibu hamil sangat aktif, tanpa sengaja ibu hamil membuat gerakan mengayun-ngayunkan janin di dalam kandungan yang membuat janin tertidur. Saat tertidur, praktis janin tidak aktif bergerak. Selain itu, saat aktif ibu hamil juga kurang memperhatikan gerakan janin.

Baru saja berhubungan seks

Beberapa bayi di dalam kandungan ada yang cenderung sangat aktif selama ibu hamil berhubungan seks. Tapi, ada juga janin yang justru tertidur saat rahim berkontraksi ketika orgasme.

Baca juga: Jangan Panik! Ini Pertolongan Pertama saat Anak Keracunan Makanan

Janin masih terlalu kecil

Pada trimester kedua, terkadang ukuran janin masih terlalu kecil sampai gerakannya bisa dirasakan ibu hamil. Pada fase ini, gerakan janin juga belum konsisten. Jadi, bayi dalam kandungan masih bisa aktif bergerak pada suatu menit lalu banyak tidur dan minim bergerak di waktu lainnya.

Ruang pergerakan di rahim semakin sempit

Pada trimester kedua kehamilan, ruang pergerakan janin di rahim masih terbilang leluasa. Namun, ketika menginjak trimester ketiga, ruang pergerakan di rahim ini semakin sempit karena janin sudah tumbuh lebih besar. Perubahan ukuran ini terkadang juga terasa janin tidak aktif bergerak seperti biasanya.

Sebagian janin sudah masuk ke panggul

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved