Breaking News:

Ini Alasan Korea Utara Hukum Mati Remaja SMA yang Nonton Drakor

Publik tercengang medengar kabar bahwa Korea Utara menjatuhi hukuman mati kepada dua remja yang masih duduk di bangku SMA.

Editor: Abdul Rosid
Topseventh
Publik tercengang medengar kabar bahwa Korea Utara menjatuhi hukuman mati kepada dua remja yang masih duduk di bangku SMA. 

TRIBUNBANTEN.COM - Publik tercengang medengar kabar bahwa Korea Utara menjatuhi hukuman mati kepada dua remja yang masih duduk di bangku SMA.

Remaja tersebut dihukum mati oleh Pemerintah Korea Utara lantaran kedapatan menonton drama korea ( drakor).

Dilansir dari First Post, Selasa (6/12/2022), adapun alasan pemerintah Korea Utara menghukum mati 2 remaja yang menonton drakor, berikut kronologinya berdasarkan keterangan saksi.

Baca juga: Simulasi Serang Korea Selatan, Korea Utara Meluncurkan Dua Rudal Balistik

Dua remaja tersebut ketahuan menjajakan film selundupan yang disimpan di dalam pen drive kecil ke pasar lokal.

Pemerintah Korea Utara menugaskan mata-mata di tengah publik untuk melaporkan kasus penjualan dan menangkapkan para pelaku.

Selama ini, Korea Utara melalukan kontrol yang ketat terhadap barang-barang yang diselundupkan ke negara mereka.

Termasuk drive USB atau kartu SD yang menyimpan salinan film asing.

Biasanya barang tersebut dibawa melewati perbatasan dari China dan dibarter kepada orang Korea Utara.

Pihak berwenang menangkap kedua remaja tersebut atas tuduhan memperlihatkan dan menyebarkan kepada teman-temannya konten drakor.

Baca juga: Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik ke Arah Jepang, Warga Diminta Evakuasi

Diketahui sejak Desember 2020, pemerintah Korea Utara mulai menerapkan Undang-Undang baru tentang peraturan menonton drakor.

Dalam aturan tersebut, pemerintah akan menghukum mati siapa pun yang mengunduh atau mengedarkan drama Korea Selatan baik secara audio atau visual.

Terkait eksekusi tiga remaja tersebut, satu di antara saksi mengatakan, bahwa pejabat menyerukan siapa pun yang menonton atau mendistribusikan film dan drama Korea Selatan serta mengganggu ketertiban sosial dengan membunuh orang lain, tidak akan diampuni.

Apabila melakukan itu semua akan dihukum mati.

Baca juga: Jika Kim Jong Un Terbunuh Musuh, Nuklir Korea Utara Otomatis Meledak

Selain itu, para saksi juga diharuskan untuk menyaksikan regu tembak mengeksekusi tiga remaja tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved