Komisi I DPR Evaluasi Distribusi STB di Banten: Siaran Analog Serang dan Pandeglang Bakal Dimatikan
Komisi I DPR RI mengevaluasi pendistribusian STP di Banten pada Senin (5/12/2022). Siaran TV analog di Serang dan Pandeglang bakal dimatikan
TRIBUNBANTEN.COM - Komisi I DPR RI mengevaluasi pendistribusian STP di Banten pada Senin (5/12/2022). Hasil dari evaluasi itu siaran TV analog di Serang dan Pandeglang bakal dimatikan
Plt. Kepala Dinas Kominfo Provinsi Banten Didi Hadiatna mengatakan kalau di tiga wilayah Banten yang berada di Jabodatebek, angka pembagian STB nya cukup baik.
“Tapi di wilayah Serang, Lebak dan Pandeglang belum ASO,” ujar Didi Hadiatna, dalam keterangannya pada Selasa (6/12/2022).
Baca juga: Awas Meledak, Ini Cara Menggunakan Set Top Box (STB) yang Benar, Dijamin Tak Cepat Rusak
Untuk di wilayah Banten, Plt Direktur Pengembangan Pita Lebar Ditjen PPI Kemenkominfo, Marvels Situmorang, mengatakan STB di Kota Tangerang sudah 100 persen, Kabupaten Tangerang sudah 100 persen, dan Kota Tangerang Selatan sudah 95,62 persen.
Menurut dia, kanal di Serang dan Pandeglang saat ini memang masih simulcast, artinya siaran analog dan digital nya masih bersamaan. Analognya akan segera dimatikan.
“Tapi STB mulai dibagikan oleh LPS penyelenggara MUX di wilayah ini,” kata Marvels.
Pembagian STB di tiga wilayah Banten yang berdekatan dengan Jakarta ini kata, Marvels menjadi tanggung jawab operator MUX yakni VIVA, Trans, MNC, Metro, RTV dan bantuan pemerintah bila ada kekurangan.
Sedangkan kuota STB untuk masyarakat miskin yang terdaftar di masing-masing kota, yaitu 36,800 untuk Kota Tangerang Selatan, 29,813 untuk Kota Tangerang dan 70.023 untuk Kabupaten Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Kemenkominfo, Usman Kansong melaporkan pencapaian distribusi bantuan STB secara nasional sampai saat ini sebanyak 1,3 juta STB.
Jumlah tersebut sekitar 24,5 persen dari total komitmen LPS (Lembaga Penyiaran Swasta/(Stasiun Televisi Swasta)) Penyelenggara Multipleksing (MUX) dan bantuan Kemenkominfo (Pemerintah) sebanyak 5,5 juta.
Sementara untuk wilayah Jabodetabek, target bantuan STB yang didistribusikan oleh LPS Penyelenggara Multipleksing dan pemerintah sebanyak 479.307 STB.
Baca juga: Cara Mendapatkan STB Gratis dari Pemerintah, Siapkan KTP dan KK Asli
Hingga per 1 Desember 2022, telah terdistribusi STB gratis bantuan sebanyak 477.290 STB. Realisasinya mencapai 99,6 persen dari target.
Dalam sesi tanya jawab anggota Komisi I DPR secara umum menanyakan harga STB yang sudah naik dua sampai tiga kali lipat. “Di dapil saya DIY itu harga sekarang sudah 400 – 600 ribu rupiah,” kata Sukamta, dari Fraksi PKS.
Rudianto Chen, anggota FPDIP Dapil Bangka Belitung (Babel) menyoroti lemahnya atau rendahnya komitmen LPS penyelenggara MUX yang secara nasional pendistribusiannya baru mencapai 24,5 persen. Rudianto malah mendorong Kemenkominfo memberikan sanksi kepada mereka.
“Mereka itu sudah menikmati untung puluhan tahun sebagai penyelenggara siaran, ayolah, kalau masih lambat segeralah distribusikan, jangan lambat begini,” kata Rudianto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Komisi-I-DPR-RI-mengevaluasi-pendistribusian-STP-di-Banten-pada-Senin-5122022.jpg)