Zelenskyy Tuduh Rusia Serang Infrastruktur Energi di Kawasan Odesa dengan Drone Iran
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuduh Rusia menyerang infrastruktur energi di kawasan Odesa, Ukraina Selatan menggunakan drone Iran
Penulis: Siti Nurul Hamidah | Editor: Siti Nurul Hamidah
TRIBUNBANTEN.COM - Wilayah Odesa, Ukraina dilanda gelap gulita setelah adanya sejumlah serangan drone pada Sabtu (10/11/2022) kemarin.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuduh Rusia menyerang infrastruktur energi di kawasan Odesa, Ukraina Selatan menggunakan drone Iran.
Pasalnya kawasan Odesa, Ukraina Selatan kini (11/12/2022) padam listrik listrik besar-besaran. Dikutip dari nhkworld (11/12).
Dalam pesan video pada Sabtu (10/12/2022) kemarin, Volodymyr Zelenskyy mengatakan jika situasi di Odesa tidak baik-baik saja.
Baca juga: UPDATE Perang: Jika Rusia Kalah Lawan Ukraina & NATO, Putin Disebut akan Kabur ke Negara Ini
Baca juga: Vladimir Putin Pertimbangkan Janji Damai dengan Ukraina, Syaratnya Akui Wilayah Baru Federasi Rusia
"Situasi di kawasan Odesa sangat sulit. Setelah serangan malam hari menggunakan drone Iran, Odesa dan kota-kota serta pedesaan di kawasan tersebut menjadi gelap," kata Zelenskyy dalam pesan video.
Zelenskyy menambahkan bahwa lebih dari 1,5 juta orang di kawasan Odesa tidak dapat menggunakan listrik.
Zelenskyy juga mengeklaim bahwa Rusia menggunakan 15 drone terhadap Odesa sepanjang satu malam, Sabtu (10/11/2022) kemarin.
"Ini adalah sikap sebenarnya Rusia terhadap Odesa dan terhadap penduduk Odesa."
Baca juga: Puluhan Pesawat Pembom Tu-160 dan Tu-95 Milik Rusia Dikumpulkan, Sinyal Bahaya untuk Ukraina
Baca juga: Buntut Kebijakan Destruktif Barat, Vladimir Putin Targetkan Serang Ukraina pada Infrastruktur Energi
Ia menyebut tindakan Rusia itu adalah intimidasi yang disengaja dan upaya yang disengaja guna membawa bencana ke kota tersebut.
Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan analisis intelijennya menunjukkan Rusia dan Iran sedang mempertimbangkan membangun pabrik perakitan drone di Rusia.
Pejabat AS juga mengatakan Rusia kemungkinan menyediakan helikopter serta sistem pertahanan udara kepada Iran sebagai imbalan atas drone tersebut.
Negara-negara Eropa dan AS prihatin atas hubungan militer yang lebih dalam antara kedua negara tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/presiden-rusia-vladimir-putin-dan-presiden-ukraina-volodymyr-zelensky.jpg)