Penyebab Utama Keruntuhan Uni Soviet, dari Inefisiensi Ekonomi hingga Reformasi Gorbachev
Ada teori konspirasi yang populer di Rusia bahwa Gorbachev sengaja berusaha menghancurkan sosialisme dan Uni Soviet
Penulis: Siti Nurul Hamidah | Editor: Siti Nurul Hamidah
Sebaliknya, Perestroika mencoba mereformasi sistem Soviet, yang pada saat itu menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Reformasi pertamanya, yang disebut “percepatan” ekonomi, seharusnya melepaskan potensi “sosialisme modern”. Shlapentokh menyebut reformasi ini “neo-Stalinis” karena dilakukan dalam paradigma yang sama dengan kebijakan pendahulu Gorbachev yang kejam.
Meskipun Gorbachev berniat baik, ekonomi gagal untuk “mempercepat” dan, sebaliknya, kebijakannya yang tidak efektif malah melemahkan negara.
Sistem Soviet sebelum Gorbachev memang buruk, tetapi karena reformasinya itu semua langsung berhenti berfungsi.
Demi memodernisasi ekonomi, Gorbachev memulai proses demokratisasi radikal yang membuat kematian sistem Soviet dan negara menjadi tak terelakkan.
Sementara itu, muncul aktor-aktor baru, di antaranya Boris Yeltsin, yang ingin menciptakan Rusia yang merdeka. Ini berarti kematian Uni Soviet yang tak terhindarkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Keruntuhan-Uni-Soviet-ilustrasi.jpg)