Breaking News:

TKI Asal Pandeglang Disiksa Majikan Sampai Buta di Arab, Disnakertrans: Berangkat Via Jalur Ilegal

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pandeglang, Parti, mengatakan, Daini berangkat ke Arab jalur ilega

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
YouTube via Surya.co.id
Ilustrasi penyiksaan atau ART disiksa majikan. Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pandeglang, Parti, mengatakan, Daini (46), berangkat ke Arab Saudi melalui jalur ilegal. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pandeglang, Parti, mengatakan, Daini (46), berangkat ke Arab Saudi melalui jalur ilegal.

"Berangkatnya ilegal, dari Subang, Jawa Barat, karena rata-rata kejadian seperti mereka berangkat melalui jalur ilegal," kata dia, saat dihubungi TribunBanten.com, pada Selasa (13/12/2022).

Baca juga: TKI Asal Pandeglang Lolos dari Penyiksaan Majikan di Arab, Tubuh Diluluri Henna dan Pakai Kaca Mata

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pandeglang telah berkoordinasi
dan menindaklanjuti terkait kejadian itu. Selain itu, pihaknya telah mendatangi rumah korban.

"Kami juga sangat terimakasih, korban sudah didampingi terkait kejadian yang dialaminya. Kami juga sudah mendatangi korban ke rumahnya, dan memberikan motivasi, jangan sampe kejadian seperti ini terjadi lagi, tenaga kerja dianiaya di Arab," ujarnya.

Disnakertrans Pandeglang juga akan memberikan pendampingan dan kepada korban agar mendapatkan perawatan.

Pihak Pemprov, Pemkab dan Desa juga sudah datang ke rumah korban, dalam menindaklanjuti dan memberikan bantuan kepada korban.

Parti juga mengungkapkan, saat Daini bisa pulang ke Pandeglang, berawal dirinya kabur dari rumah majikannya lalu di bantu seorang pilot.

"Da itu pulang dititipkan, kepada pilot dan di Bandara di tolong oleh orang yang sepulang umroh, dan dicarikan taksi untuk pulang ke rumahnya di Pandeglang," katanya.

Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, Disnakertrans Kabupaten Pandeglang akan melakukan penyuluhan dalam mencegah tenaga warga masuk melalui jalur ilegal.

Baca juga: Derita TKI Asal Pandeglang di Arab Saudi, Disiksa Majikan sampai Buta, Gaji 1.200 Riyal Tak Dibayar

"Kami juga akan mengadakan penyuluhan dengan Kapolsek dan jajaran beserta Muspika di Polsek Panimbang bersama kami dari Disnaker," ucapnya.

Untuk diketahui, nasib tragis dialami oleh Daini (46) warga Desa Bojen, Kecamatan, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang.

Niat bekerja mencari nafkah di Arab Saudi, Daini malah menjadi korban penyiksaan yang dilakukan oleh majikannya di tempatnya bekerja.

Bukannya pulang membawa nafkah, tubuh Daini malah mengalami luka pada di sekujur tubuh hingga matanya sulit untuk melihat saat ini.

Menanggapi viralnya nasib tragis yang dialami oleh Daini.

Parti, Head of Manpower Placement at the Manpower and Transmigration Office of Pandeglang Regency, said Daini (46) left for Saudi Arabia through an illegal route.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved