Demo Guru Madrasah Swasta

Pernyataan Bikin Panas! Kabar Aksi Kepung Kantor Kemenag Pandeglang Menggema

Pernyataan Kepala Kemenag Pandeglang yang menyebut aksi guru madrasah di Jakarta bikin pemerintah repot memicu gelombang kemarahan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com
Pernyataan Kepala Kemenag Pandeglang yang menyebut aksi guru madrasah di Jakarta bikin pemerintah repot memicu gelombang kemarahan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Suasana panas tengah menggema di kalangan guru madrasah swasta di Kabupaten Pandeglang. Para guru honorer yang sebelumnya turun ke Jakarta untuk berunjuk rasa kini dikabarkan tengah merencanakan aksi lanjutan, kali ini ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pandeglang.

Pemicu kemarahan itu bermula dari pernyataan Kepala Kemenag Pandeglang, Lukmanul Hakim, yang menyebut aksi demonstrasi guru honorer madrasah di Jakarta “membuat pemerintah repot.”

Pernyataan itu dengan cepat menyebar ke berbagai grup WhatsApp para guru madrasah. Dalam tangkapan percakapan yang diterima TribunBanten.com, tampak sejumlah pesan bernada kecewa hingga ajakan untuk menggelar aksi balasan.

Baca juga: Guru Honorer Madrasah Pandeglang Ikut Demo di Istana Negara, Kepala Kemenag: Bikin Repot Pemerintah

“Wajib tuntut mundur Kemenag!” tulis salah satu peserta grup.

Pesan lain menyebut, “Kalau demo kayak kemarin 15 bus, Kemenag Pandeglang pasti roboh.”
Ada pula yang menulis, “Hayu jadwalkan demo ke Kemenag, karena pernyataannya sangat menyakitkan kita.”

Sebagian guru bahkan menilai ucapan pejabat tersebut telah menyinggung perjuangan mereka.

"Hayu, siap aksi kita ke Kemenag Pandeglang. Bukannya memberikan support pada kita, malah bikin statement seperti itu. Ini perlu dikaji sama kita semuanya, dan harus diluruskan. Acara kemarin tidak arogan, mengedepankan etika dan moral. Beda dengan aksi-aksi yang lainnya, tapi malah disambut dengan statement seperti itu. Sekali-kali kita memberikan pelajaran pada pejabat Kemenag, biar mereka melek matanya," tulis anggota grup lain.

Seruan aksi “Aksi Jilid II: Geruduk Kantor Kemenag Pandeglang!” pun mulai ramai diperbincangkan di grup-grup komunikasi para guru madrasah.

Respon Koordinator Aksi Nasional

Koordinator Aksi Nasional Guru Madrasah, Fahru Rizal, membenarkan adanya percakapan dan rencana tersebut. 

Namun ia menegaskan, sejauh ini belum ada jadwal pasti kapan aksi akan dilakukan.

“Iya benar, itu percakapan di grup. Belum ada tanggal pastinya," ujarnya dalam sambungan telepon. 

Menurut Fahru, wajar jika para guru tersulut emosi. Pasalnya, perjuangan mereka selama ini tidak mudah dan telah ditempuh melalui berbagai jalur resmi. 

"Itu respon guru-guru lain, atas pernyataan tadi itu," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved