Main Arung Jeram di Sungai Ciberang Lebak, Warga Serang Tewas Usai Tenggelam dan Terbawa Arus Deras
Seorang pria asal Desa Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang ditemukan meninggal dunia, saat bermain arum jeram di Sungai Ciberang Lebak.
Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Seorang pria asal Desa Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang ditemukan meninggal dunia, saat bermain arum jeram di Sungai Ciberang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak.
Anggota Polsek Lebakgedong Bripka Yaya Supriadi mengatakan, korban bernama Parsidi (55).
Menurut Bribka Yaya, korban bersama isteri dan dua anaknya berwisata arum jeram, ditemani orang guide Banten Rafting Ciberang.
"Kejadian sekira pukul 11.00 WIB, karena arus deras, perahu yang ditumpangi korban miring dan mengakibat seluruh penumpang di perahu terjatuh," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Rabu (28/12/2022).
Dirinya menyebutkan, saat itu kedua anaknya berhasil di tolong.
Namun nahas, namum korban bersama isterinya terbawa arus sungai.
"Saat itu guide Arung jeram langsung berusaha menolong, dan saat itu berhasil meraih dua anak korban, sementara istri dan korban terbawa arus sungai, hingga akhirnya sekitar 1 kilometer kemudian korban dan isterinya dapat diselamatkan dari sungai oleh warga sekitar," ujarnya.
Saat diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Lebakgedong, korban meninggal dunia beberapa menit setelah terbawa arus sungai.
Sementara isteri dan dua anak korban berhasil selamat dari insiden terbaliknya perahu arum jeram tersebut.
Kedua anak dan isteri korban mengalami trauma pasca kejadian tersebut naas, karena mengakibatkan suami/ayah meninggal dunia.
Bripka Yaya Supriadi menyampaikan, saat berada di Puskesmas Lebakgedong dan menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia.
"Saat tiba di Puskesmas, korban oleh pihak Puskesmas dinyatakan sudah meninggal dunia," katanya.
Dirinya menambahkan, terkait dengan kejadian tersebut, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka.
"Dengan adanya pristiwa ini, pihak keluarga korban menyadari bahwa peristiwa tersebut adalah musibah dan menolak dilakukan autopsi," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kepolisian-dan-warga-yang-hendak-melakukan-evakuasi-korban-tenggelam.jpg)