Wakil Bupati Serang Minta ASN Netral di Pemilu 2024: Jangan Jadi Juru Kampanye

Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, sepakat dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menghindari politisasi agama

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
Desi Purnamasari/TribunBanten.com
Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa. Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, sepakat dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menghindari politisasi agama agar kerukunan umat tetap terjaga. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KABUPATEN SERANG - Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, sepakat dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menghindari politisasi agama agar kerukunan umat tetap terjaga.

"Menteri bilang kita harus buang jauh-jauh politisasi agama, kita satu bangsa berbeda pilihan agar tetap terjaga kerukunan umat, menteri bicara bahwa ASN Kemenag harus menjadi poros bagi terbangunnya toleransi antar umat di Indonesia," kata dia, saat ditemui usai menghadiri acara Amal Bakti Kementerian Agama ke 77 di halaman Pendopo Bupati Serang, Selasa (3/1/2023).

Baca juga: Lima Artis Ini Bakal Maju Jadi Caleg Demokrat di Pileg 2024, Ada Arumi Bachsin hingga Ingrid Kansil

Menurutnya tidak hanya ASN Kemenag saja, melainkan seluruh umat beragama. Dia menegaskan, ASN tidak boleh terlibat dalam politik dan harus netral.

"Bukan untuk ASN agama islam saja tapi membina seluruh umat beragama di Indonesia, agama apapun menjadi kebijakan kemenag untuk membinanya maka itu ASN kemenag harus menjadi poros terbangunnya toleransi antar umat itu amanat menteri," ucapnya.

"ASN punya hak pilih silahkan tapi jangan pengaruhi orang, ASN apa saja termasuk ASN pemda, ASN Kemenag dan lainnya tidak boleh jadi juru kampanye," jelasnya.

Selain itu, dia mengimbau, ASN agar tak terlibat politik praktis.

Sebab, kata dia, pada tahun politik masyarakat termasuk ASN dihadapkan banyak pilihan yang berimplikasi memicu perpecahan.

"Kita memasuki tahun-tahun politik yang biasanya kita dihadapkan pada banyak pilihan-pilihan yang berimplikasi terjadinya pecahnya kerukunan antar umat, kita hindari politisasi tadi," Kata dia.

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved