Pernyataan Ferry Irawan Soal KDRT Berubah setelah Punya Pengacara, Hotman Paris: Kelihatan dari CCTV
Hotman Paris menilai pernyataan Ferry Irawan soal KDRT yang dilakukannya berubah usai punya pengcara.
TRIBUNBANTEN.COM - Hotman Paris menilai pernyataan Ferry Irawan soal KDRT yang dilakukannya berubah usai punya pengcara.
Mulanya, Ferry Irawan sempat mengaku telah melakukan kekerasan pada sang istri, Venna Melinda.
Bahkan Ferry Irawan telah mengakui semua yang dituduhkan Venna Melinda kala Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pertama di hadapan penyidik.
"Proses penahanan sudah sesuai dengan bukti-bukti yang ada," kata Hotman, dikutip dari YouTube Cumi-cumi, Kamis (19/1/2023).
"Karena waktu BAP pertama waktu dia sebelum jadi tersangka, yaitu sebagai terlapor."
"Ferry itu mengakui bahwa memang jidatnya dibentur-benturkan ke hidungnya Venna sehingga hingga keluar darah," paparnya.
Baca juga: Ferry Irawan Cemburu Venna Melinda Kerja, Hotman Paris: tapi Dia Minta Utangnya Tiap Bulan Dilunasi
Tapi sayangnya, pengakuan Ferry berubah-ubah dan menuding Venna menyakiti diri sendiri.
"Tapi setelah ditunjuk pengacara sesudah jadi tersangka, tiba-tiba dia berubah jawaban dengan mengatakan bahwa Venna yang mukul-mukul dirinya sendiri," terangnya.
Hotman menegaskan bahwa perbuatan Ferry Irawan ini pun terlihat dalam CCTV dan juga beberapa saksi di hotel tersebut.
"Padahal kan keributan saat itu kelihatan sampai CCTV semua ada, sama petugas hotel jadi saksi," ujar Hotman Paris.
"Dari segi logika mana ada orang mukul-mukul keluar darah, iya kan," sambungnya.
Ferry Irawan Minta Maaf ke Venna Melinda atas Kekhilafannya
Ferry Irawan resmi ditahan Polda Jawa Timur (Jatim) terkait kasus KDRT yang dilaporkan Venna Melinda.
Setelah ditahan dan mengenakan baju tahanan, Ferry Irawan lalu membacakan surat yang ia tulis untuk Venna Melinda.
Lewat surat itu, Ferry Irawan meminta maaf kepada Venna Melinda atas segala kekhilafannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/hotman-paris-menyebut-ada-seorang-oknum-aparat-mengeluhkan-tindakan-ferry-irawan.jpg)