Daftar Titik Banjir di Kota Cilegon Usai Hujan Deras Melanda, Ketinggian Air capai 80 cm
Sejumlah wilayah di Kota Cilegon, Banten tergenang banjir akibat hujan dengan intensitas deras yang terjadi
Penulis: Sopian Sauri | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Sejumlah wilayah di Kota Cilegon, Banten tergenang banjir akibat hujan dengan intensitas deras yang terjadi sejak Sabtu (11/2/2023) malam hingga Minggu (12/2/2023) pagi.
Wilayah tersebut seperti di Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang dan Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber.
Baca juga: Pasca Rusak Diterjang Banjir, Jembatan Cimadur di Lebak Dapat Digunakan Kembali
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Cilegon Nikmatullah melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Ana Maulana mengatakan, banjir terjadi sejak Sabtu malam sekitar 20.25 WIB hingga pukul 23.30 WIB.
Menurut Ana, penyebab banjir akibat hujan dengan intensitas lebat, tersumbat dan kecilnya saluran drainase, dugaan bangunan menyalahi aturan Izin Mendirikan Bangunan.
"Wilayah yang terendam di Kecamatan Jombang, Kelurahan Jombang Wetan, ratusan KK (Kepala Keluarga). Wilayah Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber," tuturnya, yang dikutip dari grup WhatsApp, Minggu.
Ana menerangkan, lingkungan yang terendam banjir menurut data BPBD Kota Cilegon banjir di Kecamatan Jombang seperti LingkunganRokal Barat RT 01 RW 011 ada 20 KK, Lingkungan Rokal RT 02 RW 011 ada 80 KK.
Lingkungan Rokal RT 01 RW 010 ada 20 KK, Lingkungan Rokal RT 02 RW 010 ada 15 KK, Lingkungan Rokal RT 03 RW 010 ada 12 KK, Lingkungan Telu RT 05 RW 04 ada 50KK.
Ana menjelaskan total warga yang terdampak di Kecamatan Cibeber, Lingkungan Cibeber Barat RT 01 RW 02 total sebanyak 25 KK yang terdampak.
"Dampak kejadian menggenangi rumah warga dan akses lalu lintas," katanya.
Ketinggian air bervariasi mulai dari 50 sampai 80 sentimeter.
"Tinggi muka air 50 sampai 80 sentimeter," ungkapnya.
Baca juga: Cerita Warga Pandeglang Bertahan di Tengah Banjir, Buat Bantalan Kayu untuk Topang Barang Berharga
Dia menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut.
"Jumlah korban nihil," kata Ana.
Ana menerangkan, upaya penangan yang dilakukan BPBD Kota Cilegon berupa assessment ke lokasi, melakukan pendataan dan elakukan evakuasi.
"Kebutuhan mendesak makanan cepat saji. Sumber daya yang terlibat dalam penanganan banjir BPBD Kota Cilegon, Tagana Kota Cilegon, Pramuka Peduli, unsur masyarakat," pungkasnya.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-banjir.jpg)