Prabowo Unggul di Survei Litbang Kompas, Beda Respon Anies dan Ganjar Tanggapi Elektabilitasnya
Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, dua bakal calon presiden di Pilpres 2024 menanggapi berbeda hasil survei Litbang Kompas.
TRIBUNBANTEN.COM - Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, dua bakal calon presiden di Pilpres 2024 menanggapi berbeda hasil survei Litbang Kompas.
Dari hasil survei Litbang Kompas, elektabilitas Prabowo 24,5 persen, Ganjar 22,8 persen, dan Anies 13,6 persen, dengan margin of error lebih kurang 2,83 persen.
Anies Baswedan mengatakan hasil jajak pendapat itu masih bersifat fluktuatif.
Apalagi waktu pelaksanaan Pemilu masih panjang, atau sekitar 9 bulan lagi, yakni Februari 2024.
"Yang namanya survei masih berbulan-bulan, itu masih fluktuatif," ungkap Anies saat menghadiri Istigasah Kubro di Pondok Pesantren Darul Muttaqin, Desa Jeru, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Rabu (24/5/2023).
Baca juga: Elektabilitas Prabowo Naik Kalahkan Ganjar Prabowo Menurut Survei Litbang Kompas, Apa Penyebabnya?
Anies menegaskan, meskipun waktu pelaksanaan pemilu masih cukup panjang, intensitas survei saat ini cukup tinggi.
Sedangkan hasilnya masih bisa berubah-ubah.
"Kalau satu bulan sebelum Pemilu, intensitasnya survei tinggi itu biasa. Namun saat ini pelaksanaannya masih lama tapi sudah tinggi intensitasnya. Tapi ya itu, masih fluktuatif," tegasnya.
Anies mengaku tetap optimistis dengan hasil survei mengenai elektabilitasnya.
"Kalau optimis, kita sangat optimis. Karena kita merasakan aspirasi, keinginan untuk suatu perubahan.
Oleh karena itu kita akan terus berusaha, tidak bisa hanya dengan optimisme," ujarnya.
Sebab, ia mencontohkan pada Pilkada DKI beberapa waktu lalu, menurut Anies elektabilitasnya kerap menduduki di posisi terendah.
"Namun nyatanya hasilnya berbeda saat pelaksanaan Pilkada," terangnya.
Namun, Anies tidak menampik bahwa hasil survei tersebut akan dijadikannya sebagai bahan evaluasi untuk menata rencana dan strategi ke depan.
"Apa yang akan kami lakukan tentu tidak kami umumkan. Namun ini akan kita jadikan evaluasi. Mudah-mudahan bermanfaat bagi semuanya," pungkasnya.
Baca juga: Survei Litbang Kompas soal Elektabilitas Parpol: PDIP Tertinggi, PKS-PAN-PPP Tak Lolos PT
Sementara itu, Ganjar Pranowo menanggapi santai perihal hasil survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas beberapa waktu lalu.
"Biasa aja, yo enggak apa-apa," ujarnya santai setelah mengisi acara di Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (25/5/2023).
Survei Litbang Kompas ini dilakukan secara tatap muka pada 29 April-10 Mei 2023.
Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi Indonesia.
Elektabilitas Prabowo meningkat 6,4 persen dibandingkan survei yang dilakukan pada Januari 2023.
Kala itu, elektabilitas Prabowo 18,1 persen.
Sementara itu, elektabilitas Ganjar menurun 2,5 persen dibandingkan hasil survei Januari 2023.
Saat itu hasil survei elektabilitas Ganjar sebesar 25,3 persen.
Di sisi lain, elektabilitas mantan Gubernur DKI, Anies Baswedan berada di angka 13,6 persen.
Elektabilitas capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) itu mengalami peningkatan elektabilitas sebanyak 0,5 persen dibandingkan survei Litbang Kompas Januari 2023.
Kala itu, tingkat elektoral Anies berada di angka 13,1 persen.
Di posisi keempat dihuni oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan raihan 5,8 persen.
Lalu disusul oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang memperoleh elektabilitas 1,9 persen.
Kemudian, peringkat kelima diduduki oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mendapatkan elektabilitas 1,2 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ganjar-pranowo-anies-baswedan-dan-prabowo-subianto.jpg)