Pilpres 2024

Pilpres 2024: Duet Prabowo - Ganjar Sulit Terwujud, Ini Penjelasan Pengamat

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menilai wacana dua poros di Pilpres 2024 sulit terjadi.

Editor: Ahmad Haris
Tangkapan video youtube kompastv
Bakal Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan ogah ikut campur wacana duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Hal itu disampaikan Anies Baswedan saat menyambangi Sekretariat Bersama Koalisi Perubahan, Jalan Brawijaya X No.46, Jakarta Selatan, Jumat (22/9/2023). 

TRIBUNBANTEN.COM - Wacan duet Ganjar Pranowo-Prabowo Subianto bakal suli terwujud.

Hal itu dikemukakan oleh Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno.

Pasalnya Ganjar dan Prabowo masing-masing telah dideklarasikan sebagai bakal calon presiden (capres).

Baca juga: Gerindra Anggap Nyaris Mustahil soal Isu Duet Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo

Ganjar merupakan bakal capres PDI Perjuangan yang didukung oleh PPP, Hanura dan Perindo.

Sedangkan Prabowo diusung sebagai bakal capres Partai Gerindra serta beberapa partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju.

Menurut Adi Prayitno yakin hampir dipastikan tak ada yang bersedia mengalah jadi calon wakil presiden (cawapres).

“Sama-sama mematok harga mati sebagai capres, tak ada yang mau di posisi nomor dua.

Dalam konteks itulah sangat sulit dinalar dengan logika orang awam keduanya bisa menyatu,” kata Adi kepada Kompas.com, Sabtu (30/9/2023).

Memang, usai Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, Prabowo bersedia menurunkan gengsinya dengan menjadi menteri Kabinet Indonesia Maju dan membawa Gerindra masuk pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Padahal Jokowi merupakan rival tunggal Prabowo pada dua periode pemilihan.

Namun, menurut Adi, Pilpres 2024 merupakan perkara beda. Demi menjaga gengsi dan marwah politik, Prabowo diyakini tak bersedia mengalah jadi calon pendamping Ganjar.

“Ini soal gengsi dan marwah politik, makanya enggak mungkin mengalah,” ucapnya.

Meski sangat sulit, lanjut Adi, tak ada yang tidak mungkin di politik.

Duet Ganjar-Prabowo atau Prabowo-Ganjar bisa terjadi jika ada perisitiwa politik di luar nalar umum.

Kuncinya ada di figur-figur penting di pusaran PDI-P dan Gerindra yakni Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Jokowi, dan Prabowo itu sendiri.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved