BPJS Kesehatan Cabang Tangerang
Mata Mahasiswa ini Terinfeksi Parah Sering Kena Debu sehingga Harus Rawat Inap, Biayanya Ditanggung
Mahasiswa berusia 21 tahun ini pun memeriksakan matanya di puskesmas tempatnya terdaftar.
TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Sudah lama Apriansyah Wijaya merasakan ketidaknyamanan di matanya.
Mahasiswa berusia 21 tahun ini pun memeriksakan matanya di puskesmas tempatnya terdaftar.
"Awalnya hanya kemerahan dan berair. Lama-lama perih dan pandangan jadi terganggu," katanya dikutip dari rilis yang diterima TribunBanten.com, Selasa (3/10/2023).
Baca juga: Cerita Warga Tangerang Tertolong Program JKN saat Anak Alami Gerd, Bersyukur dan Merasa Terbantu
Pria yang biasa disapa dengan nama Rian ini menduga matanya terinfeksi karena sering terkena debu saat naik sepeda motor.
Setelah periksa menggunakan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dia jadi tahu matanya mengalami infeksi parah bahkan harus menjalani rawat inap.
"Setelah dirawat inap tiga hari, ada perkembangan yang saya rasakan. Perlahan sembuh dan sekarang sudah tidak sakit lagi, pandangan juga kembali normal," katanya.
Kini Rian lega dan betul-betul merasakan manfaat konkret kartu JKN saat menjalani perawatan matanya.
Sebagai perantau, dia tidak perlu membuat orang tuanya khawatir.
Apalagi pengobatan berjalan lancar dan tak perlu khawatir biaya beribat.
Seluruh perawatan dan pengobatan mata Rian ditanggung BPJS Kesehatan.
Kartu JKN menjadi solusi bagi Rian dan keluarga menghilangkan beban finansial dalam menghadapi kondisi kesehatan yang tidak terduga.
Baca juga: Kini Yonah Tenang dan Bahagia Setelah Operasi Pengangkatan Miom, Biaya Ditanggung Program JKN
"Saya merasa sangat bersyukur bahwa orang tua saya sangat mengutamakan kesehatan sehingga saya dan seluruh keluarga telah terdaftar menjadi peserta JKN," ucapnya.
Menurut Rian, BPJS Kesehatan sangat berguna dan sangat menolong saat genting.
Tidak hanya itu, dia mengaku lega pelayanan kesehatan dan perawatan medis dengan tepat waktu.
"Kalau tidak ada BPJS Kesehatan, saya mungkin tidak akan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan seperti pada saat itu," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/apriansyah-wijaya-bpjs.jpg)